Daur Hidup Ikan Lengkap dengan Gambar dan Penjelasannya

Posted on

Daur Hidup Ikan

Daur Hidup Ikan – Ikan tentu sudah sangat familiar bukan? Ada berbagai macam jenis ikan yang hidup di dunia. Mulai dari ikan untuk dikonsumsi, pemangsa, hingga ikan hias semua mengalami siklus kehidupan yang sama.

Setiap makhluk hidup yang mendiami suatu ekosistem memerlukan adaptasi. Hal ini bertujuan untuk melindungi dan menjaga keberlangsungan hidup spesiesnya di lingkungan tersebut.

Metamorfosis Ikan:

Ikan merupakan jenis hewan vertebrata yang menempati kawasan perairan. Secara garis besar, jenis ikan dibedakan menjadi dua, yaitu ikan asin dan ikan air tawar. Keduanya memiliki siklus hidup yang tak kalah berbeda. Lantas bagaimana proses metamorfosis ikan? Sebelum mengerti bagaimana prosesnya, ketahui terlebih dahulu daur hidup makhluk hidup tersebut. Daur hidup terbagi menjadi 2 macam, yaitu:

1. Daur Hidup Tanpa Metamorfosis

Semua makhluk hidup tentu mengalami daur hidup masing-masing, namun banyak hewan yang dalam siklus hidupnya tidak mengalami metamorfosis. Itu artinya sepanjang hidupnya mula dari lahir atau menetas bentuk tubuhnya tidak berubah, hanya ukurannya saja yang semakin bertambah. Diantaranya ialah ikan, ayam, dan burung. Contoh dan hewan yang tidak mengalami metamorfosis adalah kadal, kanguru, kucing, dan kelinci.

Ikan merupakan salah satu hewan yang dipelihara oleh manusia untuk dikonsumsi maupun sekedar sebagai penghias ruangan. Ikan berkembang biak dengan cara bertelur. Dari telur-telur inilah anak ikan akan terlahir dan tumbuh menjadi ikan dewasa. Sejak dilahirkan hingga dewasa bentuk ikan menyerupai induknya. Hanya mengalami pertumbuhan ukuran dan gerakannya yang semakin lincah.

Baca juga: Metamorfosis Kupu Kupu

2. Daur Hidup Dengan Metamorfosis

Metamorfosis merupakan suatu perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang dialami oleh hewan setelah lahir atau penetasan sampai menjadi dewasa. Metamorfosis dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Metamorfosis sempurna.
    Metamorfosis sempurna ialah metamorfosis yang melalui 4 fase, dimulai dari fase telur, menjadi larva, setelah itu pupa, kemudian imago (dewasa). Untuk kelangsungan hidup populasinya, induk hewan menghasilkan telur. Selanjutnya menetas menjadi larva berbentuk hewan muda. Kemudian larva mengalami masa berpuasa menjadi kepompong atau pupa. Dan tahap terakhir adalah imago, fase dimana hewan tersebut telah mempunyai alat reproduksi yang sempurna dan siap melakukan perkawinan. Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna, diantaranya adalah kupu-kupu, nyamuk, lalat, dan katak.
  • Metamorfosis tidak sempurna.
    Metamorfosis tidak sempurna dialami pada jenis hewan serangga, seperti capung, jangkrik, kecoak, dan belalang. Dalam prosesnya, metamorfosis ini melewati 3 tahapan, yaitu telur, menjadi larva atau nimfa, kemudian berubah menjadi hewan dewasa. Tidak sempurna, itu artinya bentuk hewan muda sama atau mirip dengan induknya. Akan tetapi, ada bagian-bagian tubuh tertentu yang belum tertentu. Seperti halnya sayap.

Daur Hidup Ikan:

Proses Metamorfosis Ikan
@materiipa

Sama halnya dengan makhluk hidup lainnya, daur hidup atau siklus hidup pada ikan bertujuan untuk mempertahankan populasinya dengan cara berkembang biak. Pada umumnya, daur hidup ikan terdiri dari 3 fase, yaitu sebagai berikut:

1. Telur (eggs).

Awal daur hidup ikan dimulai dari telur (ova) yang telah berhasil dibuahi. Setelah telur dibuahi, embrio akan terbentuk sehingga disinilah ciri-ciri kehidupan suatu individu organisme dimulai. Pada tahap ini proses metabolisme berlangsung. Sel mulai membelah. Selain itu jaringan dan organ tubuh mulai terbentuk hingga akhirnya eyespots dan ekor mulai terlihat di dalam telur.

Selanjutnya, ekor akan membungkus telur ke kepala. Dan saat waktu penetasan telah selesai, ekor embrio akan keluar dari shell. Embrio berubah menjadi larva yang berenang bebas di perairan.

2. Larva.

Larva merupakan sebutan bagi ikan yang telah menetas. Ciri-ciri dari larva yang baru menetas ialah mempunyai kantung kuning telur. Kuning telur tersebut berfungsi sebagai sumber nutrisi selama beberapa hari sebelum mereka dapat memakan mangsa hidup. Proses memakan kuning telur ini dapat bertahan selama 2-4 hari, yang kemudian disebut sebagai makan endogen. Setelah mulut larva terbentuk dan mata yang mulai berkembang, larva dapat memakan organisme atau partikel dalam air yang disebut makan eksogen.

3. Ikan Dewasa.

Ini merupakan akhir dari tahapan larva. Dimana karakteristik ikan dewasa sudah mulai tampak. Seperti fitur tubuh, warna, sirip, organ penuh, dan lain sebagainya.

Proses perkembangan tahapan fase di atas dipengaruhi oleh faktor internal (fisiologis) dan eksternal (lingkungan). Kedua faktor tersebut turut menunjang jalannya proses perkembangan ikan, mulai dari telur hingga menjadi dewasa. Baik menjadi betina dewasa yang menghasilkan telur matang yang siap dibuahi atau ova maupun telur jantan yang mengeluarkan spermatozoid. Spermatozoid inilah yang berguna untuk membuahi telur.

Baca juga: Metamorfosis Nyamuk

Demikianlah alur metamorfosis ikan. Jadi sekarang Anda sudah tahu bukan bagaimana cara ikan berkembang dan melanjutkan populasinya? Secara lebih singkat, perkembangan ikan dimulai sejak menjadi telur, yang kemudian dibuahi oleh spermatozoid. Telur yang menetas berubah menjadi larva, ikan-ikan kecil dengan bentuk tubuh yang menyerupai induknya. Selang beberapa waktu, larva-larva tersebut tumbuh menjadi dewasa hingga menjadi ikan jantan dan betina. Semoga bermanfaat.