Senjata Tradisional

Posted on

Senjata TradisionalSenjata Tradisional termasuk bagian dari setiap kebudayaan nusantara. Setiap provinsi mempunyai sejarah khas masing – masing. Senjata antar provinsi juga berbeda satu sama lain serta mempunyai nilai adat sesuai dengan norma budaya yang berlaku.

Senjata Tradisional Indonesia sangat banyak, hampir setiap kota atau provinsi mempunyai jenis senjata adat yang berbeda beda. Namun, karena perkembangan teknologi banyak yang dilupakan dan tidak dipakai. Untuk Anda yang ingin mengetahui Senjata Tradisional 34 Provinsi yang ada di Indonesia, berikut Perpustakaan.id sajikan untuk Anda.

34 Senjata Tradisional Indonesia :

Daftar Isi

1. Senjata Tradisional Bengkulu “Keris”.

Senjata Tradisional keris bengkuluNama senjata tradisional Bengkulu adalah keris. Namun bentuk keris dari Bengkulu ini berbeda jauh dari karakter keris Jawa yang telah dikenal luas. Sekilas keris Bengkulu berbentuk seperti pisau, tetapi agak sedikit melengkung. Senjata adat ini juga tidak begitu panjang. Biasanya hanya sepanjang 13 ruas jari / sepanjang telapak kaki orang dewasa.

Dahulu keris Bengkulu ini digunakan oleh kepala adat beserta hulu balangnya ketika perang, upacara adat dan dalam keadaan mendesak. Berdasarkan kepercayaan warga Bengkulu, siapa pun yang berperang menggunakan keris ini akan dianggap pemberani. Kini keris Bengkulu hanya digunakan pada upacara adat Bengkulu.

2. Senjata Tradisional Lampung “Terapang”.

Senjata Tradisional Lampung Terapang
@abundancethebook.com

Nama senjata tradisional Lampung adalah Terapang. Bentuk dari terapang ini menyerupai dengan keris Jawa. Namun pada senjata adat ini mempunyai sebuah ciri khas yang sangat unik. Ciri khas dari terapang Lampung adalah memiliki bulu – bulu halus. Bulu – bulu halus yang terdapat pada Terapang terbuat dari kayu.

Jika dilihat secara detail, bulu – kayu tersebut membentuk sebuah ukiran motif yang cukup apik dan artistik. Ada yang berbentuk burung, kepala orang dan lain – lain. Setiap bentuk ukiran pada Terapang Lampung mempunyai makna tersendiri.

3. Senjata Tradisional Jambi “Badik Tumbuk Lada”.

Senjata Tradisional badik tumbuk lada jambi
@hendryferdinan.wordpress.com

Dari provinsi Jambi adalah Badik Tumbuk Lada. Bentuk dari senjata adat ini juga mirip dengan keris, namun mempunyai ukuran yang lebih pendek dan lebih kecil daripada senjata keris yang digunakan untuk perang pada umumnya.

Untuk bentuk dari Badik Tumbuk Lada tidak selalu bergelombang seperti keris. Ada juga beberapa badik Tumbuk Lada Jambi yang berbentuk lurus. Pada bagian kepala terbuat dari material kayu ataupun tanduk hewan. Sedangkan pada pangkal senjata dari Jambi ini berbentuk menyerupai bulan sabit. Selain badik Tumbuk Lada, di provinsi Jambi juga terdapat beberapa senjata lainnya. Misalnya sejenis tombak, pedang ataupun sumpit.

4. Senjata Tradisional Kepulauan Riau “Badik Tumbuk Lada”.

Senjata Tradisional badik tumbuk lada
@Pinterest

Nama dari senjata adat dari Kepulauan Riau hampir sama dengan nama senjata adat Jambi. Senjata tersebut bernama Badik Tumbuk Lado. Meskipun mempunyai nama yang hampir sama dengan senjata Jambi, bentuk dari Badik Tumbuk Lado ini cukup berbeda dari Badik Tumbuk Lada.

Bentuk dari senjata adat ini menyerupai belati. Ukuran panjang dari senjata Kepulauan Riau antara 27 cm – 29 cm. Sedangkan untuk lebar senjata adalah 3,5 cm – 4 cm. Biasanya yang memegang senjata adat ini adalah laki – laki.

Fungsi dari Badik Tumbuk Lado adalah berburu dan melindungi diri, keluarga serta sanak saudara. Kini Badik Tumbuk Lado hanya sekedar digunakan aksesoris pada pakaian adat Kepulauan Riau laki – laki.

5. Senjata Tradisional Sumatera Selatan “Trisula”.

Senjata Tradisional keris Sumatera SelatanAda yang menarik dari senjata adat dari provinsi Sumatera Selatan. Dari beberapa jenis senjata dari Sumatera Selatan, ada sebuah senjata yang sangat unik. Senjata tersebut adalah trisula. Trisula ini merupakan sebuah tombak yang mempunyai mata 3.

Tombak trisula Sumatera Selatan ini bukan merupakan tombak biasa. Karena bentuk dari tombak ini sama seperti senjata yang digunakan oleh Dewa Neptunus. Dewa Neptunus merupakan dewa air dalam mitologi Romawi kuno. Hal tersebut terlihat sangat jelas pada gambaran karakter Dewa Neptunus pada Spongebob Squarepants, Fairytale Disney Ariel dan lain – lain.

Fungsi dari tombak trisula Sumatera Selatan tidak sama dengan tombak Dewa Neptunus yang dapat mengeluarkan petir. Melainkan hanya digunakan untuk menyerang dari kejauhan. Untuk bentuk dari ujung tombak trisula ini sama seperti dewa Neptunus. Pada bagian tengah lebih tinggi daripada kedua sisi dari mata tombak. Selain mitos mengenai tombak Dewa Neptunus, bentuk ujung mata tombak ini hampir sama dengan lafadz Allah pada huruf arab.

6. Senjata Adat Bangka Belitung “Siwar Panjang”.

Senjata Tradisional siwar
@Bukalapak

Senjata Tradisional Indonesia yang digunakan di provinsi Bangka Belitung adalah sejenis pedang. Pedang pada Bangka Belitung disebut dengan siwar panjang. Bentuk dari pedang ini panjang dan mempunyai ujung runcing. Pada ujung pedang yang runcing hanya pada satu sisi. Sementara sisi yang lain berbentuk lurus.

Bagian dari gagang senjata melengkung. Pada bagian ujung gagang senjata, jika diperhatikan dengan seksama berbentuk menyerupai kepala burung. Selain itu, sarung / penutup dari siwar panjang juga sangat unik. Penutup tersebut berbentuk seperti tongkat biasa. Jika dilihat secara keseluruhan, pedang ini berupa seperti pedang biasa dengan ujung kepala burung.

7. Senjata Tradisional Riau “Pedang Jenawi”.

Senjata Tradisional pedang jenawi Riau
@riauberbagi

Senjata Tradisional Riau terdapat sebuah jenis pedang yang digunakan oleh para panglima kerajaan untuk berperang. Senjata tersebut adalah pedang Jenawi. Pedang Jenawi Riau ini mempunyai bentuk yang sangat ramping dan lurus. Ciri lain dari pedang Jenawi Riau ini adalah memiliki sebuah tonjolan kecil pada bagian ujung gagang pedang. Panjang pedang ini umumnya mencapai ±1 meter.

Bentuk dari penutup pedang Jenawi Riau adalah persegi panjang. Penutupnya juga mempunyai ukuran ramping sama seperti pedang Jenawi Riau tersebut. Selain pedang Jenawi, di provinsi Riau juga terdapat senjata lain. Tetapi hanya jenis senjata adat ini yang sangat khas akan budaya Riau. Sementara jenis senjata lain hampir sama dengan jenis senjata daerah lain.

8. Senjata Tradisional Aceh “Rencong”.

Senjata Tradisional rencong Aceh
@Penanegeri.com

Salah satu senjata dari provinsi Aceh yang terkenal adalah Rencong. Senjata khas Aceh yang satu ini adalah sejenis belati. Ciri khas dari rencong Aceh adalah kepemilikan atas senjata ini. Pada dasarnya, senjata tradisional Indonesia ini mempunyai sebuah kasta yang terbagi antara jenis material pada mata pisau. Kasta tertinggi dari rencong mempunyai material emas pada mata pisau. Untuk kasta rencong yang rendah terbuat dari kuningan ataupun besi putih.

Kepemilikan dari rencong kasta tertinggi / emas adalah para raja. Sementara itu untuk rakyat biasa hanya diperbolehkan memiliki rencong kasta bawah / rencong besi. Baik rencong emas maupun rencong besi mempunyai ukuran panjang yang hampir sama yaitu mulai dari 10 cm – 50 cm. Bentuk mata pisau ini ada yang lurus dan ada pula yang melengkung. Bentuk dari rencong Aceh juga sangat unik. Sekilas senjata ini berbentuk seperti huruf L.

Selain kasta, rencong ini juga terbagi atas bentuk dari ujung gagang. Ada yang ujung gagang berbentuk melengkung yang disebut dengan rencong Meuncugek. Sedangkan untuk rencong yang memiliki gagang kecil dan ujung gagang rencong besar disebut dengan rencong Meupucok.

9. Senjata Tradisional Sumatera Utara “Piso Gaja Dombak”.

Senjata Tradisional piso gaja dompak sumatera utara
@senjatatradisional

Provinsi Sumatera Utara yang sangat identik dengan kebudayaan batak memiliki sebuah senjata tradisional Indonesia yang bernama Piso Gaja Dombak. Keunikan dari senjata ini terletak pada bagian tangkai. Tangkai dari Piso Gaja Dombak mempunyai suatu ukiran yang berbentuk seperti Gajah. Bagi suku batak, senjata ini dianggap sangat sakral. Sebab seluruh suku batak percaya bahwa senjata daerah ini mempunyai kekuatan supranatural.

Hanya para raja – raja yang mempunyai senjata ini. Kemudian diwariskan secara turun temurun hingga kini. Sang pewaris juga selalu menjaga Piso Gaja Dombak dengan baik. Sehingga masih tetap utuh dan terlihat masih tajam.

Dengan keberadaan dari senjata adat Indonesia ini, dapat mengetahui dengan mudah tentang latar belakang suatu keluarga. Jika dalam keluarga tersebut menyimpan senjata ini berarti mempunyai darah keturunan raja.

10. Senjata Tradisional Sumatera Barat “Karih”.

Senjata Tradisional karih Sumatera Barat
@WordPress.com

Senjata yang berasal dari provinsi Sumatera Barat mempunyai nilai seni yang cukup tinggi. Senjata tersebut bernama karih. Senjata Karih Sumatera Barat merupakan sebuah senjata yang tergolong ke dalam belati. Nilai estetika dari karih Sumatera Barat ini terletak pada gagang belati dan juga penutupnya. Pada bagian ujung gagang karih terdapat ukiran yang tampak bersinar. Begitu pula dengan bagian bawah penutup karih yang juga terdapat ukiran.

Dengan warna gagang dan penutup berwarna hitam, dipadukan dengan warna mata pisau yang putih terlihat sangat kontras. Hal ini menyebabkan senjata Karih Sumatera Barat ini sangat memesona. Bentuk dari karih ini biasanya melengkung mulai dari ujung mata pisau hingga bagian bawah gagang karih. Sehingga membentuk seperti bulan sabit.

Pada ujung gagang mempunyai sebuah lingkaran. Senjata ini biasanya dimiliki oleh para raja Minangkabau. Dengan senjata ini, para raja Minangkabau dapat menjaga diri sendiri dari berbagai macam serangan yang mengancam nyawa.

Senjata Tradisional Minangkabau “Kerambit”:

Senjata Tradisional kerambit
Senjata adat kerambit

11. Senjata Tradisional DKI Jakarta “Golok”.

Senjata Tradisional golok betawi Sejarah JakartaSenjata khas DKI Jakarta yang paling terkenal adalah golok. Dengan menjadi pusat Ibukota, kebudayaan Jakarta yang khas dengan Betawi mempunyai juga sangat populer. Walaupun keberadaan dari budaya Betawi sendiri cukup memprihatinkan. Budaya Betawi seolah tersisih dari kemodernisasian kota megapolitan.

Budaya Betawi sendiri hanya terdapat pada suatu kompleks kampung wisata Betawi setu babakan. Di destinasi wisata tersebut dapat dijumpai golok yang merupakan senjata khas Betawi. Bentuk dari senjata ini sangat sederhana jika dibandingkan dengan senjata dari berbagai macam suku lainnya. Golok Jakarta tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek, hanya sekitar ±50 cm.

Dahulu setiap orang Betawi pasti mempunyai sebuah golok minimal 1 buah golok dalam satu rumah. Fungsi dari golok pun hanya sebagai perlindungan diri. Kini golok hanya dijadikan sebagai aksesoris pada pakaian tradisional adat Betawi. Terkadang, golok Betawi juga digunakan pada suatu pertunjukan seni tradisional, seni bela diri dan modern.

12. Senjata Tradisional Jawa Barat “Kujang”.

Senjata Tradisional kujang
@tokopedia

Senjata dari Jawa Barat juga mempunyai nilai estetika tinggi sama seperti senjata dari provinsi Sumatera Barat, Karih. Sedangkan senjata di Jawa Barat bernama Kujang. Kujang Jawa Barat termasuk ke dalam jenis pisau belati. Bentuk dari Kujang sangat unik menyerupai simbol api pada sebuah mitologi kuno. Simbol api juga sering dijumpai pada beberapa anime, film China, Korea hingga Hollywood.

Selain bentuk Kujang Jawa Barat yang unik, tekstur mata pisau sangat estetis. Karena sebelah bagian terdapat suatu ukiran dan bagian yang lain polos. Ukiran pada mata pisau menyerupai dengan motif batik. Lalu juga terdapat beberapa lubang hitam.

Sementara untuk sarung kujang Jawa Barat sangat sederhana. Hanya terbuat dari sebuah material yang mempunyai karakteristik seperti kain. Biasanya berwarna hitam. Senjata Kujang Jawa Barat ini biasanya hanya digunakan sebagai aksesoris pakaian adat ataupun hanya sekedar koleksi.

13. Senjata Tradisional Banten “Golok Ciomas”.

Senjata Tradisional golok banten
@youtube

Senjata dari provinsi Banten cukup unik, namun mempunyai kesan yang sedikit menyeramkan. Senjata tersebut adalah golok ciomas Banten. Sekilas golok ini mempunyai bentuk seperti Kujang. Tetapi pada golok ciomas tidak terdapat kesan estetika apapun.

Tekstur pada mata pisau sangat tidak teratur dan terasa bergelombang ketika dipegang. Hal inilah yang menjadikan golok ciomas mempunyai kesan sedikit menyeramkan. Menurut kepercayaan warga setempat, golok ciomas tersebut memang mempunyai aura mistik yang sangat kuat.

Pada bagian sisi golok ciomas tersebut terdapat beberapa lubang. Pada salah satu sisi golok ciomas hanya terdapat sebuah lubang. Lubang itulah yang menyerupai mata. Sekilas bagian ujung golok ciomas berbentuk seperti kepala hewan yang mempunyai paruh runcing.

Golok Ciomas ini mempunyai 2 buah jenis ukuran, yaitu besar dan kecil. Pada masa kolonial golok ciomas ini digunakan sebagai senjata untuk mengusir bangsa Belanda. Oleh karena itu ketajaman dari golok ciomas ini tidak perlu diragukan lagi.

14. Senjata Tradisional Jawa Tengah “Keris & Ketapel”.

Senjata Tradisional keris Jawa Tengah
@hijaubumiku.wordpress.com

Salah satu senjata tradisional Jawa tengah yaitu ketapel. Dalam bahasa Jawa disebut dengan plinteng. Senjata tradisional Indonesia ini adalah salah satu senjata yang masih secara bebas digunakan hingga kini. Umumnya sering digunakan oleh anak – anak untuk bermain. Bahkan di beberapa lapak dan toko mainan menjual ketapel / plinteng ini.

Senjata ini hanya berupa ranting pohon kecil yang bercabang 2. Pada masing – masing kedua sisi cabang ranting diikatkan dengan karet. Lalu kedua ujung karet yang tidak terikat digabung dengan potongan ban bekas maupun kulit hewan.

Penggunaan ketapel / plinteng ini bukan hanya di kalangan anak – anak. Tetapi orang dewasa pun juga sering kali menggunakan senjata ini untuk berburu, biasanya berburu burung. Plinteng Jawa Tengah, termasuk ke dalam jajaran senjata yang sangat aman dan tidak berbahaya. Selain itu juga tidak mempunyai aura mistik apapun. Sehingga semua orang tanpa terkecuali diperbolehkan untuk memiliki serta menggunakan senjata ini.

15. Senjata Tradisional Daerah Istimewa Yogyakarta “Keris”.

Senjata Tradisional keris yogyakarta Sobat Jogja
@sobatjogja

Yogyakarta mempunyai kebudayaan keraton yang masih bertahan hingga kini. Untuk senjata khas keraton adalah keris. Ada berbagai macam keris Jawa mulai dari yang kecil hingga besar. Senjata ini dianggap sangat keramat.

Biasanya setiap keris dianggap mempunyai suatu jiwa yang berupa golongan jin. Konon sebagian besar orang yang membuat keris mempunyai kekuatan spiritual yang tinggi. Orang yang membuat keris disebut dengan empu.

Fungsi keris dari dahulu hingga kini adalah sama, begitu pula dengan cara perawatannya. Keris dapat menjadi benteng / perlindungan diri sendiri dari segala bahaya. Lalu keris juga dapat dijadikan sebagai aksesoris pakaian adat laki – laki. Setiap keris mempunyai nama tersendiri.

Untuk cara perawatan keris harus dilakukan secara intensif. Setiap hari Jumat harus dimandikan dengan bunga / mandi kembang. Penyimpanan keris juga harus diperhatikan dan tidak boleh sembarangan. Tempat penyimpanan terbaik untuk keris adalah sebuah peti atau lemari.

16. Senjata Tradisional Jawa Timur “Celurit”.

Senjata Tradisional clurit
@imgrum

Senjata Tradisional Indonesia yang berasal dari provinsi Jawa Timur mempunyai bentuk sangat unik. Senjata tersebut berbentuk seperti sabit yang merupakan salah satu alat pertanian. Nama dari senjata ini adalah celurit. Walaupun berbentuk seperti sabit, ada hal yang membedakan antara senjata celurit dan sabit. Untuk senjata tradisional Jawa Timur mempunyai bentuk yang lebih ramping dan mempunyai ujung yang lebih runcing. Celurit juga sangat tajam daripada sabit.

Senjata ini juga dilengkapi dengan sarung atau penutup. Pada penutup celurit terdapat sebuah ukiran, ada yang sederhana dan ada pula ukiran yang mempunyai nilai estetika tinggi. Pada bagian ganggang senjata ini terbuat dari material kayu. Sedangkan untuk mata pisaunya terbuat dari material logam besi maupun baja.

17. Senjata Tradisional Kalimantan Timur “Mandau”.

Senjata Tradisional mandau Kalimantan Timur
@Netralnews.com

Senjata tradisional yang paling terkenal dari provinsi Kalimantan Timur adalah Mandau. Senjata ini berbentuk pedang, namun diyakini mempunyai kekuatan gaib. Ciri khas dari Mandau Kalimantan Timur terletak pada gagang pedang. Pada ujung bawah gagang pedang terdapat ukiran yang berupa hiasan burung Enggang. Lalu pada ukiran tersebut terdapat rambut manusia asli.

Bentuk dari mata pedang terlihat ramping pada bagian bawah. Namun pada bagian tengah dan ujung mata pedang jauh lebih besar. Pada satu sisi pedang terdapat sebuah ukiran yang juga dihiasi dengan lubang – lubang. Untuk sarung pedang memiliki sebuah tali untuk mengikat pedang ke tubuh.

Pedang Mandau terdapat 2 buah jenis, yaitu Mandau biasa dan Mandau Tampilan. Untuk pedang Mandau biasa digunakan dalam sehari – hari, baik itu berburu maupun aktivitas rutin lainnya. Sedangkan untuk pedang Mandau Tampilan digunakan sebagai senjata perang dan upacara adat.

18. Senjata Tradisional Kalimantan Barat “Dohong”.

Senjata Tradisional dohong Keris
@google

Di provinsi Kalimantan Barat mempunyai sebuah senjata yang sangat kuno, yaitu Dohong. Senjata ini tergolong ke dalam jenis pisau belati. Tetapi Dohong Kalimantan Barat ini mempunyai bentuk unik. Sekilas bentuk dari Dohong Kalimantan Barat sangat mirip dengan ujung mata tombak. Keunikan lain dari Senjata Tradisional Kalimantan Barat ini masih dipergunakan hingga kini.

Dahulu Dohong Kalimantan Barat digunakan untuk perang, berburu, memotong tali pusar dan aktivitas adat lainnya. Kini Dohong hanya digunakan untuk menyembelih hewan dan upacara adat ataupun hanya sekedar koleksi. Hanya kepala suku yang dapat memiliki Dohong ini. Kepala suku tersebut mempunyai sebutan sebagai pirus.

19. Senjata Tradisional Kalimantan Utara.

Senjata Tradisional mandau Kalimantan Utara
@AsyraafAhmadi

Di provinsi Kalimantan Utara mempunyai suatu senjata jarak jauh yang sangat terkenal dan khas. Senjata tersebut adalah sumpit, senjata ini sangat identik dengan budaya suku Dayak Kalimantan Utara. Cara menggunakan senjata ini adalah memasukkan peluru terlebih dahulu pada ujung sumpit, lalu diarahkan ke target dan ditiup.

Bentuk dari sumpit Kalimantan Utara seperti seruling yaitu silinder bulat yang ramping. Tetapi untuk senjata ini jauh lebih panjang daripada seruling. Panjang dari sumpit Kalimantan Utara sebesar 1,5 m – 2 m. Senjata sumpit Kalimantan Utara ini memiliki ketepatan yang sangat akurat. Lalu untuk jarak dari tembakan sumpit dapat mencapai ±200 m. Ketika digunakan, senjata ini tidak akan menimbulkan suara apapun.

Sehingga sumpit ini sangat baik digunakan untuk berburu. Untuk masyarakat Dayak Kalimantan Utara sendiri juga masih menggunakan sumpit untuk berburu di hutan. Selain untuk berburu, terkadang senjata ini dijadikan sebagai mas kawin.

20. Senjata Tradisional Kalimantan Tengah “Lonjo”.

Senjata Tradisional mandau kalimantan tengah
@twitter

Provinsi Kalimantan Tengah sangat identik dengan senjata jarak jauh. Senjata tersebut bernama Lonjo. Senjata jenis tombak ini adalah senjata yang cukup mematikan. Untuk tombak dari Kalimantan Tengah ini cukup istimewa. Karena senjata ini mempunyai dual fungsi.

Untuk mata tombak sangat tajam. Biasanya digunakan sebagai senjata perburuan jarak dekat. Masyarakat Dayak Kalimantan Tengah sendiri biasanya melapisi ujung tombak dengan racun yang diambil dari pelepah pohon. Musuh pun dapat dengan muda dilumpuhkan.

Pada gagang tombak, telah dilengkapi dengan sebuah tangkai panjang yang berlubang dan dapat dilepas. Tangkai tersebut mempunyai fungsi khusus ketika dilepas, yaitu dapat digunakan pula sebagai sumpit. Karena itulah senjata ini merupakan salah satu dari senjata dual fungsi. Tombak Lonjo untuk senjata jarak dekat. Sedangkan sumpit sebagai senjata jarak jauh.

21. Senjata Tradisional Kalimantan Selatan “Talimpang”.

Senjata Tradisional mandau kalsel
@asyraafahmadi.com

Untuk jenis senjata dari provinsi Kalimantan Selatan ini bukan merupakan senjata yang dapat digunakan untuk berperang. Namun hanya digunakan untuk melindungi diri pada saat perang. Senjata ini bernama talimpang.

Material yang digunakan untuk dalam pembuatan perisai talimpang Kalimantan Selatan ini adalah kayu biasa yang tidak terlalu berat dan cukup ringan. Tetapi sangat kuat untuk menangkis berbagai macam serangan. Perisai Telawang ini juga sangat awet dan dapat bertahan selama beberapa abad / ratusan tahun.

Panjang dari perisai ini sekitar 1 m – 1,5 m. Sedangkan untuk lebar perisai adalah 30 – 50 cm. Lalu perisai ini mempunyai ukiran – ukiran yang sangat apik dan khas akan budaya Dayak. Motif yang biasanya dijadikan sebagai ukiran perisai adalah hewan mitologi dari kebudayaan Dayak, seperti burung tingang.

22. Senjata Tradisional Nusa Tenggara Barat “Sumpit”.

Senjata Tradisional tulup NTB
@TheMoonDoggies

Senjata adat Nusa Tenggara Barat ini hampir sama dengan sumpit Kalimantan Utara yaitu penggunaannya dengan cara ditiup. Tetapi untuk senjata dari Nusa Tenggara Barat ini mempunyai ukuran yang lebih kecil. Senjata ini bernama Tulup.

Material yang digunakan dalam pembuatan Tulup Nusa Tenggara Barat adalah kayu pohon meranti. Kemudian, pada bagian tengah dilubangi. Dahulu senjata Tulup ini digunakan untuk berburu. Bahkan sekarang pun juga masih menjadi senjata yang ampuh untuk berburu. Karena sebagian besar penduduk Nusa Tenggara Barat masih mempertahankan cara bertahan hidup tradisional, yaitu dengan berburu di hutan maupun sungai.

Peluru yang biasanya digunakan seperti lidi atau ranting pohon yang tajam, pelepah pohon enau yang bentuknya seperti mata panah dan lain – lain. Pada peluru biasanya dilapisi dengan racun alami. Racun tersebut dibuat dari pelepah pohon tatar.

23. Senjata Tradisional Nusa Tenggara Timur “Sundu”.

Senjata Tradisional sundu NTT
@Perpustakaan Digital Budaya Indonesia

Senjata dari provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebuah senjata keris yang disebut dengan Sundu. Walaupun termasuk ke dalam jenis keris, perbedaan antara sundu dengan keris sendiri sangat mencolok. Nampak terlihat dari mata pisaunya.

Mata pisau dari Sundu adalah lurus dan melengkung. Pada mata pisau dan penutup terdapat ukiran yang merupakan ciri khas budaya daerah Nusa Tenggara Timur. Motif ukiran yang terdapat pada mata pisau biasanya menggunakan motif burung. Senjata ini termasuk ke dalam jajaran senjata nusantara yang sangat dianggap sakral. Penyimpanan dan kepemilikan dari senjata ini juga mempunyai aturan tersendiri.

24. Senjata Tradisional Bali “Wedhung”.

Senjata Tradisional keris bali
@AsyraafAhmadi.com

Ada beberapa senjata nusantara tradisional yang sama, yaitu wedhung. Senjata ini terdapat 2 jenis yaitu wedhung Bali dan wedhung Cirebon. Senjata ini tergolong ke dalam jenis belati. Bentuk dari wedhung Bali dan wedhung Cirebon sangat mirip.

Untuk membedakan antara kedua wedhung ini adalah mata pisaunya. Mata pisau dari wedhung Cirebon tidak ada dan terkesan cukup polos. Sedangkan untuk mata pisau dari wedhung Bali mempunyai motif – motif yang sangat apik. Material dari wedhung ini terbuat dari logam. Sedangkan untuk sarung / penutupnya terbuat dari kayu.

25. Senjata Tradisional Maluku Utara “Salawaku”.

Senjata Tradisional parang salawaku
@kemerahan.id

Senjata perang yang berasal dari provinsi Maluku Utara adalah Parang dan Salawaku. Untuk Parang adalah senjata pedang. Hal yang istimewa dari Parang adalah ukurannya. Karena ukurannya itu, Parang Maluku Utara ini tidak dapat dikategorikan sebagai pedang. Tetapi juga bukan termasuk ke dalam belati. Panjang dari pedang ini sekitar 90 cm – 100 cm.

Sedangkan salawaku adalah perisai. Desain dari salawaku cukup apik, sebab mempunyai hiasan yang cantik. Motif hiasan tersebut juga bukan ukiran, melainkan ditempel. Biasanya memanfaatkan kerang.

26. Senjata Tradisional Maluku “Tombak Kalawai”.

Senjata Tradisional kalawai
@AsyraafAhmadi.com

Salah satu senjata yang berasal dari provinsi Maluku sangat unik adalah tombak Kalawai. Mata tombak dari Kalawai ini sama seperti tombak trisula yang mempunyai 3 mata pisau. Walaupun mempunyai 3 buah mata pisau, namun susunan dari tombak ini tidak sama seperti tombak trisula maupun tombak Dewa Neptunus. Melainkan berbentuk seperti kurungan. Fungsi dari senjata adat ini untuk berburu di sungai.

Senjata khas dari provinsi Maluku ini juga terdapat pada Maluku Utara. Sebab kedua provinsi tersebut masih termasuk ke dalam satu wilayah. Kebudayaan adat istiadatnya juga sama.

27. Senjata Tradisional Papua “Panah”.

Senjata Tradisional panah dan busur papua
@RomaDecade

Senjata khas dari provinsi Papua ini tidak ada nama khusus. Senjata adat ini hanya disebut dengan busur dan panah. Untuk busurnya ada yang istimewa. Karena mempunyai 5 buah lubang panah. Jadi dalam sekali memanah dapat langsung menggunakan 5 buah panah.

Panah pada senjata adat ini terbuat dari bambu. Sedangkan untuk busurnya terbuat dari pohon rotan. Senjata ini digunakan untuk berburu dan berperang. Senjata ini juga masih digunakan hingga kini. Hampir sama dengan senjata lainnya. Pada ujung mata panah senjata ini juga diolesi dengan racun. Racun yang digunakan diambil dari getah pohon sembaru.

28. Senjata Adat Papua Barat.

Senjata Adat Papua Barat Pisau Belati
@moondoggiesmusic.com

Senjata dari provinsi Papua Barat sangat identik dengan budaya khas Papua. Senjata adat ini adalah sejenis belati. Bentuk dari belati ini juga sangat unik. Sayangnya penduduk dari Papua tidak memberikan nama khusus bagi senjata etnik ini.

Pembuatan dari senjata ini sepenuhnya menggunakan burung kasuari. Spesies dari burung kasuari merupakan salah satu hewan yang mempunyai habitat asli di wilayah Papua. Tulang aki burung ini digunakan sebagai mata pisau. Sedangkan untuk bulunya digunakan sebagai hiasan pada gagang pisau.

Dengan hiasan bulu burung kasuari, belati ini terkesan sangat etnik dan khas dengan Papua Barat. Di Papua Barat juga memanfaatkan burung kasuari untuk berbagai macam keperluan adat, baik senjata maupun pakaian hingga aksesoris.

29. Senjata Adat Sulawesi Utara “Pedang Bara Sangihe”.

Senjata Tradisional pedang bara sangihe Sulawesi Utara
@IndonesiaKaya.com

Ada sebuah senjata dari provinsi Sulawesi Utara yang memiliki bentuk unik. Senjata adat ini disebut dengan Pedang Bara Sangihe. Pedang ini berasal dari suku Sangihe. Bentuk dari pedang ini sangat unik. Pada kedua ujung pedang bercabang 2, baik pada bagian gagang dan mata pisaunya. Tepat pada bagian tengah cabang mata pisau mempunyai sebuah lubang.

Selain mempunyai bentuk yang unik, pedang ini juga sangat istimewa. Karena salah satu pahlawan nasional menggunakan pedang ini untuk melawan penjajah. Pahlawan tersebut adalah Hengkeng U Nang.

30. Senjata Tradisional Sulawesi Selatan “badik lompo battang”.

Senjata Tradisional badik Sulawesi Selatan
@duniakesenian

Senjata tradisional 34 Provinsi di Indonesia yang sangat artistik juga terdapat pada provinsi Sulawesi Selatan. Senjata tersebut adalah badik lompo battang. Untuk nama dari senjata ini diambil dari bahasa Bugis, yang berarti perut. Sedangkan arti dari Badik sendiri adalah senjata.

Badik Lompo Battang Sulawesi Selatan ini termasuk ke dalam jenis belati. Senjata dari Sulawesi Selatan ini mempunyai bentuk yang sangat unik. Dari semua jenis senjata khas nusantara lainnya, hanya senjata ini yang mempunyai nilai artistik yang paling tinggi.

Hal dapat terlihat dari hiasan batik Lompo Battang, baik pada pegangan hingga penutup badik. Pada penutup batik terdapat ukiran dengan berbagai macam motif, biasanya menggunakan motif tumbuhan. Lalu juga terdapat hiasan yang seperti diamond.

31. Senjata Tradisional Sulawesi Barat “badik lawu”.

Senjata Tradisional badik Sulawesi Barat
@senjatatradisionalindonesia

Senjata dari provinsi Sulawesi Barat ini juga disebut dengan Badik. Namun nama dari Badik ini adalah badik lawu. Bentuk dari Badik lawu hampir sama dengan Badik Lompo Battang. Hanya saja pada bagian ujung gagang badik lawu adalah runcing, namun sedikit oval. Sedangkan bentuk dari Badik lawu adalah pipih.

Penutup atau sarung dari Badik ini sangat polos. Tetapi pada ujung bawah penutup mempunyai sebuah ukiran yang sangat khas. Untuk badik ini mempunyai sebuah mitos yang sangat aneh. Keyakinan akan mitos tersebut termasuk ke dalam kategori kekerasan. Walaupun sebagian besar penduduk Sulawesi Barat masih mempercayainya, namun mitos tersebut kini dicekal.

32. Senjata Tradisional Sulawesi Tenggara “Keris”.

Senjata Tradisional keris Sulawesi Tenggara
@picssr.com

Di Sulawesi Tenggara juga terdapat senjata yang berupa keris. Bentuk dari keris Sulawesi Tenggara dan Jawa adalah sama, yaitu lurus dan bergelombang. Nama dari keris ini adalah kawali. Pada keris Sulawesi Tenggara ini mempunyai suatu keunikan yang berupa aturan – aturan dalam pembuatan keris. Jumlah dari lengkungan keris harus berjumlah ganjil.

Material pembuatan keris juga bukan merupakan material logam biasa dan sangat istimewa. Kawali dibuat dengan batu meteor yang telah mengeras. Untuk itu, keris ini tidak akan terdeteksi oleh metal detektor.

33. Senjata Tradisional Sulawesi Tengah “pasatimpo”.

Senjata Tradisional Sulawesi Tengah
@gpswisataindonesia.info

Senjata yang satu ini tidak disebut dengan Badik. Karena senjata ini tidak tergolong ke dalam jenis belati, melainkan pedang. Senjata ini adalah pasatimpo, untuk bentuk dari pedang pasatimpo sangat mirip dengan bentuk badik lainnya. Hanya saja mempunyai ukuran yang lebih panjang

Pada bagian penutup / sarung pedang terdapat tali panjang. Bentuk dari pedang ini sangat polos. Fungsi dari pedang pasatimpo pada dahulu digunakan untuk berperang serta memotong hewan. Kini pedang tersebut hanya berfungsi sebagai aksesoris pakaian adat Sulawesi Tenggara.

34. Senjata Tradisional Gorontalo.

Senjata Tradisional wamilo Wadaya
@warisanbudaya

Untuk senjata dari Gorontalo sangat unik. Senjata ini tergolong ke dalam jenis pedang. Tetapi mempunyai bentuk yang jauh dari bentuk pedang pada umumnya. Biasanya mata pedang mempunyai ujung yang runcing, baik pada salah satu atau kedua sisinya. Berbeda halnya dengan pedang dari Gorontalo yang disebut dengan Wamilo.

Ujung dari mata pedang Wamilo adalah pipih. Meskipun pipih, tetapi pedang wamilo sangat tajam. Selain berbentuk pipih, bentuk dari pedang ini juga sangat unik. Sekilas pedang walimo terlihat sangat polos. Tetapi jika dipegang dan diperhatikan dari dekat, bagian penutup pedang ini mempunyai ukiran.

Itulah daftar dari senjata tradisional 34 Provinsi di Indonesia. Dengan faktor dinamika kebudayaan, fungsi dari senjata tersebut telah bergeser. Bahkan hampir tidak dipergunakan sama sekali dan hanya sekedar dijadikan sebagai aksesoris maupun bahan koleksi.