Senjata Tradisional Bali

Posted on

Senjata Tradisional BaliSenjata tradisional Bali kerap dijadikan sebagai alat pelengkap deretan ritual yang diselenggarakan sebagai tradisi turun-temurun. Padahal, senjata-senjata tersebut dulunya menjadi peralatan yang digunakan untuk berperang ataupun kebutuhan sehari-hari.

Seiring berjalannya waktu, banyak senjata tradisional yang sudah mulai langka. Bahkan, sebagian sudah menjadi benda pusaka yang jarang digunakan lagi. Selain itu, si empunya senjata biasanya hanya orang-orang tertentu atau para sesepuh Bali saja.

Macam Macam Senjata Tradisional Bali :

Terdapat puluhan senjata tradisional Pulau Bali yang bisa disaksikan hingga saat ini. Sebagai bahan edukasi, sejumlah senjata pun mulai dijadikan sebagai ajang pameran budaya. Hal ini bisa menjadi bahan pengetahuan untuk para generasi sekarang untuk lebih mengenal daerahnya. Penasaran senjata apa saja yang cukup antik dan unik di Bali? Berikut ulasan lengkapnya tentang 12 macam senjata tradisional Bali yang pernah dielu-elukan oleh masyarakat pada masanya:

1. Trisula.

Trisula Senjata Tradisional Bali
@bukalapak

Senjata adat Bali pertama yang cukup terkenal di Bali adalah trisula yang memiliki nama lain serampang. Trisula berasal dari bahasa sanskerta yang bermakna tombak mata tiga. Hal ini memang sejalan dengan wujud senjata trisula yang merupakan sebuah tombak panjang dengan 3 ujung yang runcing. Konon, senjata ini merupakan alat yang digunakan oleh Dewa Siwa yang tak lain merupakan Trimurti sesembahan agama Hindu dan Budha.

2. Blakas.

Blakas Senjata Adat Bali
@gramho

Blakas merupakan istilah yang ditujukan untuk golok khas Bali. Bentuk golok ini lebih pendek dibandingkan umumnya. Sekilas, blakas menyerupai pisau daging yang besar. Blakas juga dijuluki sebagai golok cepot atau golok dapur karena fungsinya memang lebih banyak di dapur. Golok ini hanya digunakan saat acara-acara tertentu saja, seperti ketika ada gotong-royong di pura ataupun hajatan. Senjata tradisional ini juga tidak dijual bebas di pusat perbelanjaan wisata. Akan tetapi, diproduksi dan diperjualbelikan secara khusus di beberapa kota saja.

3. Caluk.

Caluk Senjata Tradisional Bali
@suarawajarfm.com

Caluk merupakan sebuah pisau tradisional Bali yang memiliki bentuk sangat unik dan lain dari biasanya. Pisau ini berbentuk agak melengkung dengan gagang pisau yang cukup panjang. Usut punya usut, ternyata caluk digunakan untuk kebutuhan memanen buah atau memangkas ranting-ranting pohon dari ketinggian. Itulah sebabnya kenapa gagang pisau dibuat lebih panjang yaitu supaya bisa menjangkau tempat-tempat yang lebih tinggi posisinya.

4. Taji.

Taji Senjata Tradisional Bali
@beritabali.com

Taji atau yang memiliki nama lain tajen merupakan senjata tradisional di Bali yang digunakan untuk sabung ayam. Kegiatan semacam ini memang menjadi hobi masyarakat secara turun temurun. Bagian kaki ayam bangkok akan disematkan taji dengan bantuan tali sehingga bisa menjadi senjata bagi si ayam saat bertarung. Taji juga digunakan dalam upacara adat Bali yaitu tabur roh. Darah hewan yang dijadikan sebagai korban akan disembelih menggunakan alat taji tersebut.

5. Kandik.

Kandik Senjata Tradisional Bali
@wordpress.com

Sejatinya, senjata kandik tidak terlalu jauh berbeda dibandingkan kapak. Hal ini karena kandik sendiri merupakan bahasa Bali yang bermakna kapak. Namun, gagang kandik dibuat lebih panjang dan kokoh. Selain itu, bagian pisau juga dihiasi dengan ornamen ukiran indah. Senjata adat ini digunakan untuk kebutuhan, seperti membelah kayu, batu, ataupun menebang pohon. Secara mitologi, kandik menjadi simbol dari Ayudha Dewata yang merupakan senjata dewa dalam menumpas kejahatan.

6. Wedhung.

Wedhung Senjata Tradisional Bali
@bukalapak

Senjata tradisional Bali selanjutnya adalah wedhung yang merupakan alat pertahanan diri para kaum pria saat bepergian. Wedhung sendiri adalah senjata yang hampir mirip dengan belati atau pisau, namun bagian gagangnya terbuat dari kayu yang dihiasi ukiran indah untuk menambah nilai estetikanya. Sekilas, wedhung hampir mirip dengan belati dari Kota Cirebon, tetapi di daerah yang dijuluki sebagai kota udang tersebut bagian gagangnya tidak dilengkapi dengan ukiran layaknya wedhung Bali.

7. Tiuk.

Tiuk Senjata Tradisional Bali
@sarapanmatahari.wordpress.com

Senjata tiuk memiliki karakteristik yang hampir sama bila dibandingkan dengan wedhung. Bedanya, wedhung digunakan sebagai alat kaum adam untuk pertahanan diri, sedangkan tiuk lebih condong untuk kaum hawa. Hal ini dikarenakan tiuk digunakan sebagai belati atau pisau yang sering digunakan untuk keperluan dapur ataupun sesaji. Tiuk digunakan untuk membantu memotong-motong bahan makanan untuk memasak. Wajar bila bentuknya lebih simpel atau sederhana dibanding wedhung.

8. Keris Tayuhan.

keris tayuhan senjata tradisional bali
@romadecade.org

Keris Tayuhan menjadi senjata simbolik dari Bali yang dipercaya memiliki tuah karena proses pembuatannya tidak sembarangan. Meskipun bentuknya indah dan bernilai seni tinggi, namun kesan angker atau wingit sangat melekat kuat pada keris tayuhan. Tak heran jika senjata tradisional dari Bali ini kerap digunakan sebagai pelengkap upacara adat keagamaan ataupun upacara pergantian tahun. Dulunya, keris pusaka ini adalah senjata pamungkas yang digunakan oleh masyarakat Bali saat zaman peperangan.

9. Penampad.

Penampad Bali
@sejarah-negara.com

Senjata tradisional Bali memang selalu unik dan menyita perhatian khalayak. Tak terkecuali penampad sebagai alat yang biasa digunakan sebagai pemotong rumput atau tanaman liar. Sekilas, penampad lebih mirip layaknya pisau pada umumnya, namun bentuknya jauh lebih panjang sehingga menyerupai pedang. Gagang yang dimiliki penampad juga kecil dan sederhana seperti pegangan pisau. Panjang penampad sendiri cukup beragam karena disesuaikan dengan kebutuhan.

10. Arit.

Arit Bali
@asyraafahmadi.com

Mendengar namanya saja, sepertinya senjata adat arit ini tak asing di telinga sebagian besar masyarakat Indonesia terutama Jawa. Arit merupakan sebutan untuk celurit yang bentuknya pun sama persis. Jika dilihat dari ciri-ciri dan kegunaannya, arit tak jauh beda dibandingkan senjata khas tradisional Madura yaitu celurit. Arit berbentuk pisau melengkung yang menyerupai bulan sabit dan kerap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memotong rumput ataupun pekerjaan lainnya di ladang.

Lihat juga: Tarian Bali Lengkap dengan Gambarnya

11. Keris.

Keris Senjata Adat Bali
@kintamani.id

Layaknya pulau Jawa, keris juga menjadi senjata tradisional andalan dari Pulau Bali. Keris dibuat oleh seorang empu yang dianggap sakral dan bertuah. Bentuk serta nama-namanya pun sangat beragam dan memiliki kisah mitologi yang berbeda-beda. Sebagian besar keris Bali digunakan untuk upacara adat yang menambah kesan sakral dan mistis. Keris-keris tersebut memang dulunya dijadikan sebagai senjata saat perang melawan musuh. Namun, kini senjata tersebut lebih sering disimpan dan dirawat.

12. Tombak.

Tombak Bali
@silontong.com

Tombak merupakan senjata tradisional Bali yang konon sering digunakan oleh para prajurit perang kerajaan. Bentuk mata pisaunya runcing dengan gagang yang cukup panjang. Namun, setelah zaman kerajaan telah berakhir dan Indonesia menjadi negara NKRI, tombak menjadi senjata yang dimuseumkan. Akan tetapi, masyarakat sekarang masih bisa melihat pertunjukan tombak lewat tarian khas Bali yang bernama Wirayudha. Tarian tersebut menggambarkan para prajurit Dwipa yang bersiap ke medan perang.

Baca juga: Pakaian Adat Bali Serta Keunikannya

Senjata tradisional Bali menjadi ikon kota wisata yang kerap dipertontonkan ke publik atau wisatawan yang berkunjung. Keunikan senjata tersebut menjadi alasan kenapa keberadaannya tetap eksis dan dijaga hingga sekarang meskipun jumlahnya tak sebanyak dulu. Masyarakat Bali berkeyakinan bahwa menjaga kelestarian budaya leluhur dan peninggalannya adalah suatu kewajiban.