Kerajaan Hindu Budha di Indonesia

Posted on

kerajaan hindu budha di indonesiaKerajaan Hindu Budha di Indonesia ternyata banyak sekali di negeri ini dan meninggalkan beberapa prasasti yang sangat terkenal. Beberapa peninggalan kerajaan Hindu dan Budha yang begitu populer adalah Candi Prambanan dan Borobudur. Tidak diketahui secara pasti kapan Hindu masuk ke Indonesia.

Hindu dibawa oleh para pedagang dari India. Beberapa pedagang menetap di Indonesia. Mereka menikahi warga negara Indonesia. Pengaruh agama dan budaya India semakin kuat di Indonesia. Banyak penduduk pindah ke agama Hindu setelah imigran dari India memperkenalkan agama Hindu. Lalu kerajaan Hindu Budha apa sajakah yang pernah berdiri di negeri ini?

Kerajaan Hindu Budha di Indonesia :

1. Kerajaan Kutai.

Kerajaan Kutai
@sejarahlengkap.com

Kabupaten Kutai Kartanegara atau sering disingkat “Kukar” adalah salah satu dari 14 kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten ini mencakup wilayah yang cukup luas yang terdiri dari tanah, hutan, danau, dan sungai dan memiliki keindahan alam yang indah dan budaya yang menarik untuk dikunjungi.

Kemudian pada abad ke 4, dekat Muara Sungai Mahakam, Kerajaan Kutai Kartanegara didirikan. Adji Betara Agung Dewa Sakti merupakan raja pertama yang memerintah Kutai Kertanegara. Namun kerajaan Kutai lebih dikenal pada zaman Raja Mula Warman.

Adapun peninggalan yang terkenal dari Kutai adalah Yupa. Kemudian pada abad ke-17, Islam mulai memasuki Kerajaan Kutai melalui Tuan Gunggang Parangan dan diterima dengan baik oleh Aji Raja Mahkota Mulia Alam. Karena Kerajaan Kutai mulai merangkul ajaran Islam, gelar Raja juga digantikan oleh Sultan, dan Sultan Aji Muhammad Idris adalah sultan pertamanya yang memiliki nama Islam dan itulah yang membuat kerajaan Kutai mulai lengser. Lihat Lebih lengkapnya di Sejarah Kerajaan Kutai.

Peninggalan kerajaan Kutai yang terkenal adalah :

  • Prasasti Yupa.
  • Kura-Kura Emas.
  • Kalung Ciwa.
  • Kalung Uncal.
  • Tali Juwita.
  • Meriam Sultan Kutai.
  • Ketopong Sultan.
  • Keris Bukit.
  • Pedang Sultan Kutai.
  • Kelambu Kuning.

2. Kerajaan Tarumanegara.

Kerajaan Tarumanegara
@goodnewsfromindonesia.id

Jika Kutai adalah kerajaan Hindu pertama yang ditemukan di Kalimantan, maka Tarumanegara adalah kerajaan Hindu di pulau Jawa pertama dan yang tertua. Tarumanegara hadir pada abad ke 5 Masehi.

Kerajaan Tarumanegara tepatnya ada di Bogor, Jawa Barat dan raja yang sangat terkenal sukses memerintah kerajaan Hindu di Jawa ini bernama Purnawarman. Kerajaan Tarumanegara runtuh sekitar abad ke-13 karena tidak ada keturunan yang menuruskan titah kerajaan.

Peninggalan artefak yang dimiliki oleh kerajaan Tarumanegara :

  • Candi Batujaya.
  • Candi Cibuaya.
  • Prasasti Ciaruteun.
  • Prasasti Tugu.
  • Prasasti Pasir Awi.
  • Prasasti Lebak.
  • Prasasti Kebon Kopi.
  • Prasasti Muara Cianten.
  • Prasasti Jambu.

3. Kerajaan Kalingga.

Kerajaan Kalingga
@santinorice.com

Kerajaan Kalingga memang sebuah kerajaan kecil yang tidak begitu terkenal sebagaimana kerajaan Hindu lainnya. Kerajaan Kalingga berdiri sejak 6 Masehi. Kerajaan Kalingga bercorak Hindu Budha dan ditemukan di provinsi Jawa Tengah. Sayangnya hingga saat ini tidak diketahui dengan jelas di manakah lokasi tepatnya kerajaan ini.

Salah satu pemimpin kerajaan ini yang paling terkenal adalah Ratu Shima. Ia adalah sosok ratu sekaligus pemimpin kerajaan yang sangat bijak dan banyak yang menyegani. Kerajaan Kalingga runtuh pada tahun 752 M karena diserang oleh Kerajaan Sriwijaya.

Peninggalan kerajaan Kalingga :

  • Prasasti Tukmas.
  • Prasasti Sojomerto.
  • Prasasti Upit.
  • Candi Angin.
  • Candi Bubrah.

4. Kerajaan Wijayapura.

Kerajaan Wijayapura
@dictio.id

Kerajaan Wijayapura mungkin bukanlah kerajaan yang dikenal sebagaimana kerajaan Hindu-Budha di Indonesia lainnya, namun kerajaan ini pernah berdiri di Indonesia tepatnya di Kalimantan Barat. Kerajaan Wijayapura ditemukan pada abad ke 7 Masehi. Kerajaan Wijayapura didirikan oleh Raja Patih Sengalang.

Kerajaan Wijayapura juga tidak diketahui kapan runtuhnya. Namun banyak asumsi para pakar sejarah yang menyebutkan bahwa kerajaan ini runtuh karena tidak adanya pemimpin yang menggantikan Tahta dari raja terakhirnya.

Tidak banyak peninggalan kerajaan Wijayapura yang masih tersisa, namun kabarnya artefak yang ditinggalkan oleh Kerajaan Wijayapura dikoleksi di Museum British Inggris.

5. Kerajaan Melayu.

Kerajaan Melayu
@riauonline.id

Kerajaan Melayu sama-sama berdiri pada abad ke-7 Masehi dengan Kerajaan Wijayapura. Kerajaan Melayuterletak di kawasan Minanga, Sumatera Selatan. Raja yang paling terkenal di Kerajaan Melayu adalah Adityawarman.

Kerajaan Melayu berdiri sangat lama di Indonesia, sayangnya pada tahun 1275, kerajaan ini takluk di bawah kekuasaan kerajaan Singosari yang saat itu menguasai nusantara.

Peninggalan Kerajaan Melayu :

  • Candi Pulau Sawah.
  • Kompleks Candi Padang Roco.
  • Arca Amoghapasa atau Prasasti Padang Roco.
  • Candi Bukik Awang Moambiak.
  • Prasasti Batusangkar

6. Kerajaan Kanjuruhan.

Kerajaan Kanjuruhan
@gurupendidikan.co.id

Pernah mendengar nama stadion Kanjuruhan? Kandang dari tim sepakbola Arema Malang ini merupakan salah satu kerajaan yang pernah ada Malang Jawa Timur. Kerajaan Kanjuruhan ini bercorak Hindu. Kerajaan kecil ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 8 Masehi, hampir sama dengan awal kemunculan kerajaan Tarumanegara yang ada di Bogor.

Adapun salah satu raja yang paling tersohor dari kerajaan Kanjuruhan bernama Gajayana. Tidak ada yang tahu pasti kapan kerajaan Kanjuruhan runtuh namun penyebab dari runtuhnya kerajaan ini adalah akibat perluasan kerajaan Mataram Kuno. Hanya saja penyebab itu masih belum ditemukan secara empitis.

Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan :

  • Candi Badut di kecamatan Dau, Malang.
  • Candi Wurung di kecamatan Dau, Malang.
  • Prasasti Dinoyo.

7. Kerajaan Salakanegara.

Kerajaan Salakanagara
@nusantarainstitute.com

Sebelum Kerajaan Pajajaran terkenal sebagai kerajaan bercorak Hindu di Jawa Barat, bertahun-tahun sebelumnya telah berdiri sebuah kerajaan Sunda bernama Salakanegara. Kerajaan Sunda di Pandeglang ini bisa dikatakan paling tua di Jawa Barat karena sudah ada sejak tahun 130 Masehi. Raja yang paling terkenal dari Salakanegara sekaligus adalah pendirinya adalah Maharaja Dewawarman I. Pada tahun 362 Masehi, kerajaan ini harus runtuh di tangan kerajaan Tarumenagara yang kekuatannya jauh lebih besar.

Peninggalan Kerajaan Salakanegara :

  • Menhir Cihunjuran.
  • Dolmen.
  • Batu Dakon.
  • Air Terjun Curug Putri.
  • Pemandian Prabu Angling Dharma.

8. Kerajaan Sriwijaya.

Kerajaan Sriwijaya
@moondoggiesmusic.com

Bisa dikatakan kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan Budha paling sukses di Indonesia kala itu. Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim dan komersial yang berkembang antara abad ke-7 dan ke-13, sebagian besar di tempat yang sekarang disebut Indonesia adalah hasil penemuan Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan Sriwijaya berada di Palembang, Sumatera Selatan.

Mengapa kerajaan ini dikatakan paling sukses? Karena daerah kekuasaannya tidak hanya di Sumatera saja namun juga meluas hingga Jawa, Sulawesi, Kamboja, Malaysia dan masih banyak lagi. Kejayaan dari kerajaan Sriwijaya kemudian runtuh pada tahun 1025 setelah mendapatkan serangan dari kerajaan yang berasal dari India Selatan. Salah satu rajanya yang paling terkenal dan berhasil melakukan ekspansi kerajaan ini adalah Raja Balaputradewa.

Peninggalan kerajaan Sriwijaya :

  • Candi Muara Takus di Riau.
  • Candi Muaro Jambi di Jambi.
  • Candi Biaro Bahal di Tapanuli Utara.
  • Candi Kota Kapur di Bangka Belitung.
  • Candi Gapura Sriwijaya di Kota Pagar Alam.
  • Prasasti Kota Kapur di Pulau Bangka.
  • Prasasti Ligor di Thailand.
  • Palas Pasemah di Lampung Selatan.
  • Prasasti Hujung Langit di Lampung.
  • Prasasti Telaga Batu di Palembang dan masih banyak lagi.

9. Kerajaan Mataram Kuno atau Medang.

Kerajaan Mataram Kuno
@medium.com

Kerajaan Mataram Kuno atau Medang adalah kerajaan Hindu-Budha yang ditemukan di Jawa Tengah, tepatnya di kabupaten Magelang. Kerajaan Mataram Kuno berdiri sekitar tahun 732 M oleh Raja Sanjaya. Namun raja yang paling terkenal adalah Airlangga. Kerajaan ini runtuh sekitar tahun 929 M sebab mengalami krisis ekonomi yang cukup pelik.

Peninggalan kerajaan Mataram Kuno yang terkenal :

  • Prasasti Kalasan di Yogyakarta.
  • Prasasti Kedu (Mantyasih) di Magelang.
  • Prasasti Ratu Boko di Yogyakarta.
  • Candi Borobudur di Magelang.
  • Candi Pawon di Magelang.
  • Candi Sewu di Klaten.
  • Candi Mendut di Magelang.
  • Candi Bima di Banjarnegara.
  • Candi Arjuna di Banjarnegara.
  • Candi Semar di Banjarnegara dan masih banyak lagi.

10. Kerajaan Sunda Galuh.

Kerajaan Sunda Galuh
@alisarbi.files.wordpress.com

Sama-sama berada di Jawa Barat, meneruskan kerajaan Hindu di provinsi maka berdirilah sebuah kerajaan yang dinamakan Sunda Galuh yang lebih dikenal dengan nama Pajajaran. Kerajaan Sunda Galuh berdiri pada tahun 1030 Masehi.

Raja yang paling terkenal dari Sunda Galuh adalah Prabu Siliwangi. Tentunya nama raja satu ini sering digunakan sebagai nama-nama jalan di Jawa Barat. Sayangnya kerajaan ini tidak bertahan lama. Pajajaran memiliki dua pelabuhan di bawah kendalinya yakni Kalapa, di mulut Ciliwung (di utara Jakarta sekarang) dan Banten.

Pada tahun 1513, Kedutaan Besar Portugis datang ke Kalapa. Portugis berusaha membangun ekspansi mereka di pantai utara Jawa untuk memusatkan kegiatan komersial mereka di kepulauan Indonesia, yang meliputi lada dan nila Jawa Barat, cengkeh Maluku dan kayu berharga dan kapur barus dari Sumatra. Sayangnya, Sunda Galuh runtuh pada tahun 1579 disebabkan Kesultanan Banten menyerang kerajaan ini.

8 artefak yang paling terkenal dari kerajaan Sunda Galuh :

  • Prasasti Pasir Datar.
  • Prasasti Ulubelu.
  • Prasasti Kebon Kopi II.
  • Prasasti Perjanjian Sunda-Portugis.
  • Prasasti Batu Tulis.
  • Prasasti Huludayeuh.
  • Prasasti Cikapundung.
  • Situs Karangkamulyan.

11. Kerajaan Kediri.

Kerajaan Kediri
@seputarilmu.com

Kerajaan Kediri berada di sekitar Kali Berantas, salah satu sungai yang cukup luas di provinsi Jawa Timur. Kerajaan satu ini pertama kali ada 12 tahun setelah kerajaan Pajajaran, tepatnya tahun 1042. Nah, raja yang paling terkenal dari Kerajaan Kediri ini adalah Jaya baya.

Penyebab runtuhnya kerajaan ini adalah karena raja terakhir dibunuh oleh seorang brahmana yang bernama Ken Arok. Lihat lebih lengkapnya di Sejarah Kerajaan Kediri.

Peninggalan kerajaan Kediri yang terkenal :

  • Prasasti Panumbangan.
  • Prasasti Palah.
  • Buku Smaradhahana.
  • Buku Hariwangsa Buku Krinayana.
  • Kuil Penataran.

Kuil Penataran adalah salah satu kuil yang masih berdiri gagah. Kerajaan Kediri runtuh sekitar tahun 1222 setelah 180 tahun berdiri.

12. Kerajaan Singasari.

Kerajaan Singasari
@pegipegi

Kerajaan Singasari memiliki ibu kota dengan jarak 2 km di utara kota Singosari. Sejarahnya bias direkonstruksi berkat prasasti dalam bahasa Jawa Kuno. Dua puisi epik, Nagarakertagama (ditulis dalam bahasa Jawa Kuno pada 1365 oleh penyair istana Prapanca di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk dari Majapahit) dan Pararaton.

Kerajaan Singasari masih berada di provinsi Jawa Timur dan kekuasaannya sangat luas dari daerah Singasari hingga Malang sekarang. Kerajaan Singasari didirikan oleh seorang brahmana yang sangat sakti bela diri, bernama Ken Arok pada tahun 1222. Awalnya ia adalah raja dari kerajaan kecil di bawah Kerajaan Kediri bernama Tumapel.

Raja Singasari yang paling penting adalah raja ke-5 dan terakhir, Kertanegara, yang memerintah dari tahun 1254 hingga 1292. Nagarakertagama menyebutkan “tanah-tanah anak sungai” Majapahit yang ditaklukkan oleh raja ini.

Selain Bali, Madura, dan Sunda, daftar ini daerah kekuasaan Singasari juga meluas ke Pahang di Semenanjung Melayu ke “Gurun” di Maluku, melalui Malayu (Jambi) ke Sumatra dan “Bakulapura” ke Kalimantan. Kerajaan Singasari runtuh pada tahun 1292 dikarenakan adanya pemberontakan dari keluarga kerajaan terakhir yang sengaja ingin menjatuhkan Singosari.

Peninggalan Kerajaan Singasari :

  • Kuil Jago atau Jajaghu digunakan sebagai makam sang raja ketiga, Wishnuwardhana.
  • Kuil Jawi yang juga digunakan sebagai makam raja terakhir, Kertanegara.
  • Candi Singasari.
  • Candi Kidal, yang juga digunakan sebagai makam raja kedua, Anusapati.
  • Patung Prajnaparamita, sebuah replika patung ratu Ken Dedes.

13. Kerajaan Kahuripan.

Kerajaan Kahuripan
@situsbudaya.id

Kerajaan Kahuripan berdiri di provinsi Jawa Timur pada tahun 1009. Kerajaan Kahuripan ini didirikan oleh Raja Airlangga yang sebelumnya memerintah Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah yang runtuh karena krisis moneter. Setelah 33 tahun kerajaan Kahuripan berdiri, maka tahun 1042, Airlangga membagi kerajaan Kahuripan menjadi dua bagian dan ia pergi bertapa hingga wafat.

Peninggalan Kerajaan Kahuripan yang terkenal :

  • Patung Airlangga.
  • Petilasan Airlangga.
  • Candi Belahan.
  • Candi Jawi.
  • Banyubiro.
  • Candi Jalatunda.
  • Gua selomanglen.

14. Kerajaan Janggala.

Kerajaan Janggala
@dictio.id

Kerajaan Janggala merupakan pecahan dari kerajaan Kahuripan yang didirikan oleh Airlangga. Kerajaan yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur ini ada sejak tahun 1042 dan dipimpin oleh seorang raja bernama Raja Mapanji Garasakan.

Kerajaan Janggala kemudian runtuh di tahun 1130 karena Janggala menjadi kerajaan yang diakuisisi oleh Kerajaan Kediri. Meski kerajaan Janggala adalah sebuah kerajaan yang kecil, namun kehadirannya mampu memberi dampak ekonomi yang bagus untuk masyarakat sekitar.

Peninggalan Kerajaan Janggala :

  • Candi Prada.
  • Prasasti Turun Hyang Ii Dan Sirah Keting.
  • Situs Tumpukan Batu Bata.

15. Kerajaan Majapahit.

kerajaan majapahit
@wikipedia

Bisa dikatakan hadirnya Kerajaan Majapahit pada tahun 1294 adalah puncak dari kejayaan semua kerajaan Hindu yang ada di Indonesia. Mengapa demikian? Sebab kekuasaan dari kerajaan Majapahit tidak hanya terpaku di Mojokerto, Jawa Timur saja namun juga di Sumatera, Kalimantan, Papua bahkan Malaysia.

Raja yang paling terkenal dari Kerajaan Majapahit bernama Hayam Wuruk. Mengapa? Karena semua kesuksesan yang diraih tidak bisa dipungkiri merupakan campur tangan dari Hayam Wuruk yang dibantu oleh Patih Gadjah Mada. Gaja Mada menyatukan seluruh kepulauan selama 75 tahun. Majapahit adalah kerajaan Hindu besar terakhir di Asia Tenggara.

Pendirian kerajaan Madjapahit, yang terjadi pada tahun 1292 M, tampaknya merupakan hasil dari pertengkaran atas takhta kerajaan Jawa kuno Singosari, dan keadaan yang berkaitan dengan peristiwa ini sangat mengejutkan sehingga menuntut lebih dari sekadar melewati pertimbangan.

Kartanagara, raja kelima dan terakhir Singosari, pada tahun 1275, mengutus pasukan Jawanya dalam sebuah ekspedisi hebat melawan pantai barat Sumatra. Ekspedisi ini menembus hingga Minangkabau, tetapi gagal mencapai kursi kekuasaan Sriwijaya sehingga ia tidak ada di Jawa selama dua puluh tahun; dan sebelum kembalinya, pada 1295, peristiwa-peristiwa besar di sekitar Madjapahit telah terjadi.

Dominasi Majapahit berakhir dengan penyebaran Islam ke Malaka pada tahun 1402. Sayangnya kejayaan Majapahit akhirnya runtuh pada tahun 1478 M dikarenakan serangan dari kerajaan Islam Demak. Lihat lebih Lengkap Sejarah Kerajaan Majapahit.

Peninggalan Kerajaan Majapahit :

  • Candi Tikus di Mojokerto.
  • Candi Bajang Ratu di Mojokerto.
  • Candi Sukuh di Karanganyar.
  • Candi Wringin Lawang di Mojokerto.
  • Candi Ceto di Karanganyar.
  • Candi Surawana di Kediri.
  • Candi Wringin Branjang di Blitar.
  • Candi Pari di Sidoarjo.
  • Candi Minak Jinggo di Mojokerto.
  • Candi Jolotundo di Mojokerto dan masih banyak lagi.

Peta Kerajaan Hindu Budha di Indonesia :

peta kerajaan hindu budha di indonesia
@brainly.co.id

Setelah Islam masuk ke Indonesia, maka kerajaan Hindu Budha di Indonesia itu satu persatu runtuh dan mulailah bermunculan kerajaan Islam yang didirikan di negeri ini. Hingga saat ini, Islam menjadi mayoritas agama di Indonesia.