Sejarah Mesin Las Berikut Perkembangannya

Posted on
Sejarah Pengelasan

Sejarah Pengelasan

Mesin las merupakan bagian dari perkembangan jaman, lebih yang dari kalian bayangkan. Dan ternyata produk-produk yang kita pakai atau kita lihat seperti mobil, motor, kulkas, jembatan dan sebagainya merupakan bagian dari hasil proses pengelasan selama bertahun-tahun. Oleh karena itu disini kami akan bahas mengenai sejarah mesin las berikut perkembangannya.

Pengelasan sebenarnya sudah dimulai sejak lama, menurut perkiraan para arkeolog yaitu dalam kisaran rentang waktu antara tahun 4000 sampai 3000 SM. Salah satunya dengan ditemukannya artefak berbentuk kotak-kotak kecil yang di las dengan metode sambungan pangkuan yang berasal dari zaman perunggu. Juga beberapa penemuan di Mesir dengan ditemukannya artefak berbagai alat dengan cara mengelas potongan besi menjadi satu.

Sumber energi yang digunakan pada waktu itu diduga kuat berasal dari pembakaran kayu atau arang dalam proses menyatukan dan meleburkan logam. Namun karena proses penyatuan logam dengan cara ini memiliki suhu yang sangat rendah dan relatif memakan waktu yang lama. Maka pada waktu itu teknik penyambungan ini tidak dikembangkan lebih lanjut.

Seiring perkembangan jaman, teknologi pada mesin las pun semakin berkembang pula dengan mengalami perbaikan dan berbagai modifikasi yang dilakukan dari jaman ke jaman. Hingga sampai saat ini pengelasan yang kita tau berkembang menggunakan energi listrik.

Teknologi pengelasan sendiri maju dengan sangat pesat sehingga menjadi suatu teknik penyambungan yang kontemporer. Dan teknik pengelasan sendiri juga bervariasi yaitu seperti las busur, las resistensi listrik, las termit, dan las gas yang pada umumnya diciptakan mulai akhir abad ke 19.

Sejarah Mesin Las

Sejarah mesin las dimulai dengan adanya beberapa penemuan penting yang berkembang di tahun 1800-an. Diantaranya pada tahun 1800 ditemukannya busur listrik oleh Humphry Davy. Kemudian diulang secara mandiri oleh fisikawan rusia yaitu Vasily Vladimirovich Petrov pada tahun 1802 dengan mempelajari busur listrik dan mengusulkan kemungkinan penggunaannya. Termasuk ide kemungkinan menggunakan busur listrik untuk dipakai sebagai pengelasan.

Jenis las busur listrik pertama yang berhasil ditemukan yaitu Las busur karbon. Para penemu las busur karbon (carbon arc welding) adalah nikolay benardos dan Stanislaw olszewski, yang mengembangkan metode ini pada tahun 1881 dan dipatenkan dengan nama Elektrogefest. Penemuan pertama ini dilakukan dengan cara menggunakan proses dan peralatan untuk mengerjakan pengelasan logam dengan aplikasi langsung menggunakan arus listrik.

Peralatan las busur akhirnya mulai banyak dipergunakan setelah alat-alat las busur dipraktekan oleh benardes pada tahun 1885. Pada penggunaan pertamanya ini benardes menggunakan elektroda yang dibuat dari batang karbon atau grafit. Dengan teknik mendekatkan elektroda ke logam induk yang akan dilas dengan jarak kira-kira 2mm, maka terjadilah busur listrik yang menghasilkan sumber panas pada proses pengelasan.

Karena panas yang timbul, maka logam pengisi dengan logam induk yang tebuat dari logam yang sama kemudian mencair dan mengisi tempat sambungan. Kemudian pada tahun 1889, Zerner mengembangkan tehnik pengelasan busur yang baru dengan menggunakan busur listrik yang dihasilkan oleh dua batang karbon. Dengan tehnik ini busur yan dihasilkan ditarik ke logam dasar oleh gaya elektromagnet sehingga terjadi semburan busur listrik yang kuat.

PERKEMBANGAN LAS DITAHUN 1936 – 1950

Kemudian pada tahun 1936 wasserman menyusul dengan menemukan cara pembrasingan yang mempunyai kekuatan tinggi, yaitu dengan cara dipatri. Dalam hal ini logam induk tidak ikut mencair namun menggunakan paduan logam yang mempunyai titik cair rendah. Pada tahun-tahun berikutnya tidak ada penemuan baru hingga tahun 1950.

Dengan berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tahun 1950 merupakan awal permulaan masa keemasan ketiga dan masih terus berlangsung sampai sekarang. Selama masa keemasan ketiga ini, telah ditemukan cara-cara las baru yang diantaranya yaitu las tekan dingin, las listrik terak, las busur dengan pelindung gas co2, las gesek, las ultrasonic, las sinar elektron, las busur plasma, las laser dan masih banyak lagi jenis lainnya.

Namun belum semua cara pengelasan yang ditemukan telah dipergunakan dalam prakteknya pada saat ini. Karena sebagian masih memerlukan perbaikan yang mungkin dalam waktu dekat akan menjadi lebih bermanfaat bagi kemajuan teknologi mesin las.

Yang jelas saat ini, jenis pengelasan yang sangat umum digunakan diseluruh dunia adalah pengelasan dengan metode :

Perkembangan Pengelasan
  • MMA ( Elektroda terbungkus terak )
  • MIG ( Proses pengelasan yang dilapisi dengan gas karbon dioksida )
  • TIG ( Proses pengelasan yang dilapisi dengan gas argon )

Masing-masing jenis pengelasan tersebut dapat anda pelajari pada pengelasan tentang jenis-jenis mesin las listrik pada berbagai sumber yang ada di google maupun blog-blog artikel.

Baca juga : 10 Peristiwa Bersejarah di Indonesia

KESIMPULAN

Dari riwayat sejarah di mesir kuno hingga zaman modern saat ini. Mesin las merupakan bagian dari perkembangan zaman yang tidak bisa terpisahkan dari kebutuhan manusia. Pengelasan telah menjadi proses utama untuk menyatukan berbagai jenis logam. Dengan menghasilkan ikatan yang kuat yang tidak mudah dan bahkan tidak bisa untuk terpisahkan.

Oleh karena itu sekarang mesin las banyak sekali digunakan pada pabrikasi, industri dan kontruksi yang melibatkan logam. Namun tidak hanya itu, mesin las pun saat ini juga sudah banyak digunakan pada bengkel-bengkel skala kecil dan rumahan.