Pengertian Daring

Posted on
Pengertian Daring

Pengertian Daring, masa pandemi dan daring saat ini menjadi 2 bagian yang saling berkaitan. Daring sendiri menjadi bagian penting dari kegiatan belajar mengajar dan beberapa pekerjaan. Lalu sebenarnya apa sih arti daring itu sendiri?

Pandemi memaksa kehidupan sehari-hari selalu terkait dengan internet, termasuk pembelajaran dalam sekolah. Dari sekolah anak untuk usia dini hingga perguruan tinggi, semua melakukan daring. Namun ternyata beberapa pelaku daring justru tidak tahu lho arti daring dalam belajar. Bagi yang belum tahu, berikut penjelasannya.

Pengertian Daring

Daring sendiri sebenarnya adalah sebuah singkatan dari kata “dalam jaringan” atau secara bahasa daring berarti online. Daring yang merupakan lawan kata luring (luar jaringan) ini memiliki beberapa makna.

Secara istilah dari segi teknologi dan telekomunikasi, daring berarti keadaan dimanah sambungan internet dan perangkat keras seperti komputer atau ponsel saling terhubung. Namun saat ini terlebih lagi saat pandemi, arti kata daring mengalami perluasan makna tergantung penggunaannya.

Misalnya dalam dunia pendidikan, arti daring sekolah yaitu sebagai sebuah kegiatan belajar dan mengajar secara interaktif lewat koneksi internet dengan menggunakan beberapa aplikasi seperti Google Meet, What’s App, Zoom Meetings, dan aplikasi daring lainnya.

Asal Muasal Daring

Daring dalam artian online sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun silam, tepatnya pertengahan tahun 1990. Di Indonesia sendiri perkembangan daring atau jaringan internet terbagi dalam 4 generasi, antara lain:

  • Generasi Pertama.
    Awal generasi ini terjadi pada tahun 1990. Pada masa itu, internet sebenarnya dikembangkan untuk proyek hobi. Namun penyedia jasa internet baru muncul pada tahun 1994 yaitu Indonet. Kemudian tahun-tahun berikutnya muncul media berita online seperti Republika Online, Tempo Interaktif, Bisnis.com, Waspada Online, dan media online lainnya.
  • Generasi Kedua sebagai Pelopor.
    Berikutnya pada tahun 1998 ada Detik.com yang memelopori kemajuan internet di Indonesia seperti peningkatan sistem yang menyajikan informasi dapat diakses secara cepat.
  • Generasi Ketiga, Meledaknya Domain dotcom.
    Kemudian pada akhir abad ke-19, domain dotcom semakin menjamur. Penggunanya juga melonjak drastis. Domain dotcom ini banyak diminati karena sering digunakan sebagai media promosi yang lebih murah dan efektif. Namun sayangnya pada hingga akhir 2003 banyak situs berdomain dotcom yang tutup.
  • Generasi Keempat hingga Sekarang sebagai Musim Semi.
    Pada generasi ini, banyak media daring yang bermunculan dengan beragam domain. Pada era Web 2.0 persaingan antar situs satu dengan lainnya semakin ketat. Hingga kini pada era industri 4.0 teknologi dan telekomunikasi semakin canggih dan cepat.
    Sedangkan saat ini, daring tidak bisa dipisahkan dari aktivitas sehari-hari seperti sekolah. Pandemi covid-19 pada 2020 menjadi alasan “diwajibkannya” daring sebagai pengganti kegiatan tatap muka pembelajaran dalam sekolah.

Media Daring

Seperti halnya arti daring dalam belajar yang tidak jauh beda maknanya pada daring untuk urusan pekerjaan, media daring yang digunakan pun hampir semua sama. Media daring adalah sebuah perangkat lunak yang digunakan sebagai media komunikasi.

Sedangkan menurut ahli (M.Romli:2012) arti umum media daring yaitu segala bentuk atau format pada media yang hanya bisa atau harus diakses dengan internet. Format tersebut bisa berupa teks, foto, suara, dan video.

Namun semakin majunya teknologi, media daring disebut sebagai new media. Pada new media, format media pun mengalami kemajuan dan antar jenis format satu dengan yang lain bisa digabungkan.

Media daring tersebut bisa diakses dengan bantuan perangkat keras seperti smartphone, tablet, notebook, laptop, dan komputer atau PC.

Pelaku Daring

Pelaku Daring

Pada masa pandemi, kata-kata daring sudah sangat umum ditelinga masyarakat. Arti daring sendiri digunakan oleh semua kalangan dengan berbagai macam kepentingan. Beberapa kegiatan yang bisa atau harus dilakukan secara daring antara lain:

  1. Pelaku Kegiatan Ekonomi.
    Kegiatan ekonomi dengan memanfaatkan internet memang sudah dilakukan sejak lama. Tapi semenjak masa industri 4.0 dan pandemi, kegiatan ekonomi yang dilakukan secara daring semakin meningkat.
    Pemanfaatan daring banyak dilakukan karena dinilai lebih mudah, efektif, dan tidak membutuhkan banyak modal. Sehingga tidak heran jika saat ini banyak bermunculan e-commerce, website untuk situs jual-beli, dan pemanfaatan lainnya.
  2. Pekerjaan Teknologi dan Telekomunikasi.
    Kenyataannya memang tidak semua kegiatan pekerjaan dapat dilakukan secara daring. Tapi untuk pekerjaan yang berkaitan dengan teknologi dan komunikasi serta pekerjaan yang bisa dilakukan Work From Home dihimbau untuk melakukan daring.
    Beberapa pekerjaan tersebut misal editor, penulis, design graphic, drafter, entry data, animator, dan pekerjaan sejenis lainnya.
  3. Pembelajaran dalam Sekolah.
    Sebagai pengganti kegiatan pendidikan secara offline, hampir semua sekolah atau universitas melakukan kegiatan daring. Arti daring sekolah selain untuk kegiatan belajar mengajar juga dilakukan untuk banyak kepentingan seperti pendaftaran sekolah, tes masuk/seleksi, ujian, hingga kegiatan wisuda.
  4. Media Informasi.
    Sekarang segala macam informasi bisa dilakukan dan didapatkan secara daring. Baik itu informasi berupa berita hingga entertainment. Penerima informasi juga bisa menerimanya dimanah saja dan kapan saja.

Tipe Komunikasi Daring

Dalam melakukan kegiatan secara daring, ada beberapa kelompok komunikasi daring seperti komunikasi serempak, komunikasi tidak serempak, komunikasi formal, dan jenis lainnya. Berikut beberapa jenis kelompok komunikasi daring:

  • Komunikasi Sinkron atau Serempak.
    Tipe komunikasi serempak ini terdiri dari 2 jenis yaitu komunikasi sinkron Chat dalam bentuk tulisan atau teks dan komunikasi sinkron Call dalam bentuk telepon atau suara melalui sebuah aplikasi.
  • Asinkron.
    Sedangkan untuk komunikasi asinkron atau tidak serempak terdiri dari bentuk komunikasi video dan chat. Jika komunikasi sinkron bisa dilakukan secara interaktif, bentuk komunikasi asinkron ini dilakukan hanya dengan berbagi rekaman sehingga penerima tidak bisa berkomunikasi secara langsung.
  • Formal.
    Komunikasi yang dilakukan secara resmi ini bertujuan untuk menyampaikan pesan yang berisi suatu kepentingan, misal melalui surat perintah ataupun video conference.
  • Non-Formal.
    Berbeda dengan komunikasi formal, jenis komunikasi non-formal bersifat lebih pribadi atau dilakukan pada kedua pihak yang memiliki hubungan dekat.
  • Jaringan Kerja.
    Sesuai namanya, jenis komunikasi ini dilakukan untuk kepentingan pekerjaan dan tentunya bersifat pribadi.

Kelebihan Daring

Dalam dunia pendidikan, kegiatan belajar mengajar secara daring memang memiliki banyak kelebihan. Beberapa kelebihannya antara lain fleksibel bisa dilakukan dimanapun, tidak memerlukan media cetak untuk saling berbagai dokumen atau file, biaya yang dikeluarkan lebih sedikit, materi pembelajaran mudah diakses, dan lain sebagainya.

Kekurangan Daring

Sayangnya kegiatan belajar mengajar secara online ini juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangannya yaitu tidak bisa diakses pada daerah yang tidak memiliki koneksi internet, interaksi antara pengajar dan siswa kurang efektif, pengawasan dalam kegiatan belajar sangat rendah, materi terkadang sulit dipahami, berkurangnya konsentrasi dan keseriusan siswa dalam belajar, dan kekurangan lainnya.

Baca juga : Pengertian CV Commanditaire Vennootschap

Demikian beberapa pengertian dan sejarah perkembangan daring atau online. Sebenarnya arti daring sendiri sangatlah beragam dan akan terus mengalami perluasan makna seiring dengan perkembangan zaman. Jadi makna daring tersebut akan merubah sesuai keadaan.