Pengertian Meteor, Meteoroid, Meteorit Dan Benda Langit Lainnya

Posted on

Pengertian Meteor

Secara umum meteor adalah suatu benda yang berasal dari langit yang jatuh ke bumi. Benda tersebut terlihat seperti sebuah bola api kecil yang berjatuhan, sehingga tampak seperti bintang. Karena hal tersebut, disebut juga dengan istilah bintang jatuh.

Pengertian Meteor / Bintang Jatuh:

Ada berbagai macam anggapan mengenai pengertian dari bintang. Padahal pengertian dari benda langit tersebut dijabarkan ke dalam 3 buah pengertian yang berbeda – beda. Detail dari pengertian tersebut juga mempunyai penjelasan tentang jenis dari benda langit yang jatuh ke bumi.

Sebelum memahami pengertian secara detail mengenai bintang jatuh, secara ilmiah ada 3 hal yang perlu dipahami tersebut. Hal tersebut adalah meteoroid, asteroid, dan meteorit.

Pengertian asteroid atau planetoid adalah suatu benda yang berada di langit yang mempunyai ukuran lebih kecil dari planet dan satelit. Namun asteroid mempunyai ukuran yang lebih besar daripada meteoroid.

Pengertian meteoroid adalah jenis benda langit yang paling kecil. Besar ukuran dari meteoroid lebih besar dari ukuran molekul atom.

Pengertian meteorit adalah endapan hasil dari benda langit yang jatuh ke bumi. Untuk pengertian secara sederhana suatu penampakan dari benda langit yang telah jatuh ke bumi.

Dari pengertian secara detail dari benda – benda langit tersebut, dapat dengan mudah memahami pengertian dari bintang jatuh. Jadi bintang jatuh merupakan suatu peristiwa dimana sebuah atau beberapa benda langit yang jatuh ke bumi. Dalam proses jatuhnya benda langit tersebut terjadi suatu gesekan dengan atmosfer bumi, sehingga benda tersebut terbakar.

Sehingga dapat disimpulkan Meteor Adalah benda yang melayang secara tidak beraturan yang ada diluar angkasa kemudian jatuh masuk dalam atmosfer bumi. Selain meteor, berikut ini Benda Langit yang perlu kalian ketahui.

Jenis – Jenis Benda Langit:

1. Planet

Tidak semua benda langit yang mempunyai ukuran besar dapat disebut dengan planet. Karena planet mempunyai pengertian yang disadarkan dari beberapa karakter. Karakter planet yang pertama adalah mengelilingi atau mengorbit kepada suatu bintang. Diameter planet lebih dari 800 km.

Karakter planet yang kedua adalah memiliki massa yang cukup dalam menghasilkan suatu gravitasi atau daya tarik. Dalam hal gravitasi, suatu planet juga mempunyai ruang lingkup gravitasi dalam jarak dan batas tertentu. Jika suatu benda langit yang mendekat dan melewati batas ruang gravitasi akan kehilangan keseimbangan sehingga tertarik dan jatuh ke planet tersebut.

Gravitasi juga mempunyai fungsi lain, yaitu mengatasi tekanan rigid body. Ruang gravitasi mengelilingi planet seutuhnya sehingga suatu planet memiliki kesetimbangan hidrostatik. Karena itulah planet mempunyai bentuk bulat utuh. Serta di sekeliling planet hanya terdapat satelit dan tidak ada molekul, partikel maupun benda langit lain yang berkeliaran secara bebas di dekat planet.

Selain ruang gravitasi, planet juga mempunyai ruang orbit. Dimana benda langit yang berada di ruang orbit planet akan mengapung dan mengelilingi planet tersebut. Karakter planet lainnya adalah dapat menimbulkan efek fusi termonuklir terhadap deuterium pada bagian pusat atau inti planet.

2. Satelit

Satelit adalah suatu benda yang berada di angkasa yang mengelilingi atau mengorbit kepada suatu planet. Secara umum ada 2 macam satelit, yaitu satelit alami dan satelit buatan. Untuk satelit alami adalah suatu benda langit yang terbentuk secara murni dan tanpa adanya campur tangan manusia dalam pembentukannya.

Sedangkan untuk satelit buatan adalah suatu benda yang dibuat oleh manusia dengan maksud dan tujuan tersebut yang sengaja diletakkan di angkasa dan harus dapat mengorbit atau mengelilingi bumi. Untuk satelit buatan harus diletakkan pada ruang orbit planet.

Untuk ruang orbit planet bumi, terdiri dari 3 buah yaitu Low Earth Orbit, Medium Earth Orbit dan Geosynchronous Orbit. Untuk Low Earth Orbit mempunyai luas sebesar 500 – 2.000 km dari permukaan bumi. Sedangkan Medium Earth Orbit memiliki luas ruang orbit sebesar 8.000 – 20.000 km dari atas permukaan bumi. Sedangkan untuk Geosynchronous orbit sebesar lebih dari 35.786 km dari atas permukaan bumi.

3. Bintang

Bintang adalah suatu benda langit yang dapat memancarkan cahaya sendiri. Ada 2 macam jenis bintang, yaitu bintang semu dan bintang nyata. Pengertian dari bintang semu adalah benda langit yang dapat memantulkan cahaya yang diperoleh dari bintang lain, seperti bulan.

Sedangkan untuk bintang nyata adalah benda langit yang dapat menghasilkan cahaya sendiri, biasanya cahaya tersebut merupakan suatu proses pembakaran gas yang terkandung dalam bintang atau karena faktor tertentu.

4. Nebula

Nebula merupakan suatu awan antarbintang yang terbentuk dari debu, gas dan plasma. Awan nebula tidak dapat disamakan dengan awan yang berada di langit bumi. Karena awan nebula dan awan bumi mempunyai komposisi berbeda. Untuk awan bumi hanya merupakan uap air.

5. Galaxy

Pengertian dari galaxy ialah suatu komponen yang terikat dengan gaya gravitasi. Komponen tersebut terdiri atas bintang, gas, debu kosmik medium antarbintang, dan material lainnya.

Secara kasat mata, galaxy hampir sama dengan nebula. Cara membedakannya adalah pancaran cahaya yang dihasilkan. Galaxy dapat memancarkan cahaya terang karena terdiri dari bintang. Sedangkan nebula pancaran cahaya tidak begitu terang, hanya berwarna putih yang berasal dari komponen pembentukannya.

6. Asteroid dan meteoroid

Kedua benda langit ini merupakan faktor utama dari peristiwa bintang jatuh. Sebab hanya kedua benda ini yang dapat mendekat dengan bumi atau planet lain, sehingga jatuh karena efek dari gravitasi dan benda tersebut mengalami pembakaran. Asteroid dan meteoroid yang jatuh dan mengalami pembakaran saat perjalanan menuju permukaan bumi disebut dengan meteor atau sering disebut juga dengan bintang jatuh.

7. Komet

Komet adalah benda langit yang terdiri dari debu dan es. Komet juga sering kali mengelilingi atau mengorbit planet maupun bintang. Komet ini tidak memiliki ekor sama sekali. Ekor yang muncul dari komet merupakan suatu penampakan dari gas yang menguap karena terjadi suatu pembakaran.

Baca juga: Perbedaan Komet dan Asteroid

8. Kluster

Kluster adalah gabungan dari beberapa galaksi yang menyatu dan membentuk suatu sistem tersendiri. Biasanya kluster terdiri dari 10 hingga 15 buah galaksi.

9. Debu antariksa atau debu kosmik

Pengertian dari debu antariksa atau kosmik ialah sebuah penampakan pada pasir yang berada di luar angkasa. Pasir – pasir tersebut merupakan hasil serpihan dari satelit, planet, asteroid, meteoroid dan benda langit lain yang telah hancur.

10. Lubang hitam

Lubang hitam adalah benda langit yang berbentuk seperti sebuah lubang berwarna hitam dan dapat menghisap benda apapun yang mendekat. Pembentukan lubang hitam karena adanya bintang yang meledak atau terbentuk dari supernova. Umumnya hasil ledakan tersebut mempunyai gravitasi yang sangat tinggi.

11. Supernova

Supernova adalah suatu partikel – partikel kecil yang merupakan hasil dari ledakan bintang sehingga dapat memancarkan cahaya. Supernova juga merupakan awal dari pembentukan lubang hitam.

Itulah penjelasan secara lengkap mengenai meteor dan benda – benda langit lainnya. Benda – benda langit tersebut selalu mengalami evolusi sehingga membentuk benda langit lain.