Letak Geografis dan Letak Astronomis Indonesia

Posted on

Ketahui letak geografis dan letak astronomis Indonesia untuk lebih mengenal negara tercinta kita! Indonesia adalah salah satu negara ASEAN yang memiliki dasar negara yang disebut dengan Pancasila. Indonesia masih dikategorikan sebagai negara berkembang, namun semangat perjuangannya seakan tidak luntur hingga sekarang. Dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, Indonesia terus berjuang untuk memajukan negara menjadi negara yang lebih baik lagi.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak sekali pulau yang terbentang, yang jumlahnya mencapai 17.504 pulau. Selain itu, banyak hal yang menjadi daya tarik dari negara ini, mulai dari tempat, budaya, hingga bahasa. Jika berbicara mengenai letaknya di bumi, Indonesia memiliki letak geografis dan astronomis yang sudah ditentukan.

Hal ini bisa terlihat pada pembagian waktu Indonesia yang berbeda di beberapa wilayah. Perbedaan waktu tersebut di antaranya WIB, WITA, dan WIT. Nah, jika dilihat dari kedua letak ini, Indonesia dikategorikan memiliki lokasi yang strategis. Lalu, bagaimana penjelasan mengenai letak-letak tersebut? Penasaran? Yuk simak pembahasan di bawah mengenai letak geografis dan letak astronomis Indonesia!

Letak Indonesia secara Geografis dan Astronomis:

Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang menduduki peringkat keempat sebagai negara dengan penduduk terbesar. Negara dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini memiliki ibu kota bernama Jakarta dengan Monas sebagai ikonnya. Jika dilihat dari bentuk pemerintahannya, Indonesia merupakan negara republik. Artinya, presiden dan dewan-dewan tertentu seperti DPR dan DPD dipilih secara langsung.

Jika berbicara mengenai bahasanya, Indonesia memiliki banyak sekali bahasa daerah yang disatukan oleh Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Ada sekitar 700 bahasa daerah yang digunakan oleh rakyat Indonesia, beberapa di antaranya adalah Jawa, Sunda, Madura, dan lain sebagainya.

Letak Geografis Indonesia

Letak geografis dapat dikatakan sebagai gambaran atau letak suatu wilayah ataupun negara berdasarkan kenyataan yang dapat dilihat dari permukaan bumi. Kenyataan tersebut memiliki maksud sebagai kondisi geografis yang terlihat. Kondisi geografis ini bisa meliputi luas, letak, hingga bentangan alam dari suatu wilayah.

Pendapat lain mengatakan bahwa kondisi geografis merupakan posisi dimana suatu wilayah itu berada yang didasarkan ada letak dan bentuknya di permukaan bumi. Kita bisa melihat batas letak geografis suatu wilayah melalui komponen yang ada di bumi. Komponen yang dimaksud antara lain gunung, gurun, laut, samudera, dan masih banyak lagi.

Jika dilihat dari letak geografisnya, Indonesia terletak di antara dua benua. Kedua benua tersebut adalah benua Asia dan Australia. Selain benua, Indonesia juga terimpit oleh dua samudera yaitu Pasifik dan Hindia. Lalu, apa saja pengaruh letak geografis Indonesia? Berikut adalah ulasannya:

Pengaruh letak geografis Indonesia:

  1. Adanya Iklim Tropis di Indonesia.
    Karena terletak di antara dua samudera, iklim yang ada di Indonesia adalah iklim tropis. Hal ini dikarenakan letak Indonesia yang terimpit dua samudera ini memberi pengaruh terhadap kondisi alam. Iklim tropis muncul karena Indonesia memperoleh angin laut yang menyebabkan sering terjadinya hujan.
  2. Keragaman Budaya di Indonesia.
    Sudah dijelaskan bahwa letak Indonesia berada di antara dua benua antara lain benua Asia dan Australia. Ini artinya Indonesia berada di cross position. Itu mengapa, ada banyak sekali keragaman budaya yang dapat ditemukan di Indonesia. Keragaman tersebut di antaranya agama, bahasa, seni, dan peradaban.
  3. Adanya Dua Musim di Indonesia.
    selain beriklim tropis, Indonesia juga memiliki dua musim. Kondisi dua musim ini juga disebabkan oleh letak Indonesia. Indonesia terletak di wilayah yang sering mendapat pengaruh dari angin musim. Angin musim itu selalu berhembus sebanyak satu kali dalam enam bulan.
  4. Lokasi Dagang di Indonesia Sangat Strategis.
    Seperti yang kita ketahui, sejak dulu, Indonesia memang terkenal dengan lokasi dagangnya yang strategis. Hal ini salah satunya disebabkan oleh letak geografis Indonesia. Letak beberapa wilayah di Indonesia berada di jalur distribusi barang dagangan. Jadi, jangan heran jika banyak sekali mitra dagang yang berasal dari negara lainnya.

Letak Astronomis Indonesia

Setelah membahas mengenai letak geografis, sekarang kita membahas mengenai letak astronomis Indonesia. Apa itu letak astronomis? Letak astronomis adalah batas pemetaan wilayah yang dapat dilihat dari garis lintang dan juga garis bujurnya. Nah, sebelum membahas lebih lanjut mengenai letak Indonesia secara astronomis, ketahui gambaran tentang garis lintang dan garis bujur.

Garis lintang merupakan garis imajiner atau khayal yang bentuknya melintang dari sisi barat ke sisi timur bumi atau horizontal, Ada dua bagian garis lintang pada permukaan bumi. dua bagian tersebut yaitu bagian utara dan juga bagian selatan, yang masing-masing memiliki nama sendiri. Garis lintang pada sisi utara biasa disebut dengan Lintang Utara (LU). sedangkan, garis lintang selatan biasa disebut dengan Lintang Selatan (LS). Jika dilihat dari letak garis lintangnya, Indonesia berada di 6ᵒLU-11ᵒLS.

Garis Bujur merupakan garis imajiner atau khayal yang melintang dari utara ke selatan atau vertikal. Garis bujur bumi terbagi menjadi dua bagian yaitu barat dan timur. Pada belahan bumi di sisi barat dinamakan Bujur Barat (BB). Sedangkan, bagian timur dinamakan Bujur Timur (BT). Jika dilihat dari letak garis bujurnya, Indonesia berada di 95ᵒBT – 141ᵒBT.

Menurut gambaran di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa letak astronomis Indonesia adalah di 95ᵒBT – 141ᵒBT. Angka tersebut berdasarkan perhitungan garis lintang dan garis bujur. Lalu apa pengaruh letak astronomis bagi Indonesia? ada beberapa pengaruh, di antaranya adalah sebagai berikut:

Pengaruh letak astronomis Indonesia

  1. Iklim Tropis Yang ada di Indonesia.
    selain dikarenakan letak geografis yang menyebabkan iklim tropis di Indonesia, letak astronomis pun juga. Adanya garis lintang juga sangat berperan penting dalam penandaan perbedaan iklim. Beberapa ciri wilayah dengan iklim tropis adalah di antaranya curah hujan dan kelembaban udara yang tinggi. Selain itu, ciri lainnya adalah adanya hutan hujan tropis dan sinar matahari sepanjang tahun.
  2. Adanya tiga waktu berbeda di Indonesia
    Seperti yang diketahui, garis bujur dapat berpengaruh pada waktu di suatu wilayah. Itu mengapa, ada perbedaan waktu pada suatu wilayah tertentu. Letak garis bujur Indonesia mengakibatkan Indonesia mempunyai tiga waktu. Tiga daerah waktu tersebut terbagi menjadi tiga bagian yaitu Barat, Tengah, dan Timur. Berikut adalah penjabaran pembagiannya:
    – WIB atau Waktu Indonesia Barat: Jawa, Madura, Sumatera, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan pulau lainnya.
    – WITA atau Waktu Indonesia Tengah: Kalimantan Timur, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan lainnya.
    – WIT atau Waktu Indonesia Timur: Papua Barat, Papua, Maluku, dan lainnya.

Kesimpulan:

Letak geografis Indonesia:

  • Diantara Benua Asia dan Australia.
  • Antara Samudera Hindia dan Pasifik.

Letak astronomis Indonesia:

  • Berada di antara 6ᵒLU – 11ᵒLS dan 95ᵒBT – 141ᵒBT.

Sekarang Anda tidak bingung lagi bukan terhadap fenomena yang terjadi di Indonesia? Jadi, jangan pernah muncul lagi pertanyaan mengapa fenomena seperti iklim, waktu, dan lainnya terjadi lagi ya! Semoga bermanfaat!