Cara Membuat Website untuk Sekolah Online

Posted on
Domain Untuk Sekolah Online

Hosting Murah per 2 Tahun untuk Website Sekolah – Berencana membuat website untuk sekolah online? Tapi bingung bagaimana memulainya? Jangan khawatir, kami akan jelaskan caranya kepada Anda. Selain itu kami juga akan menjelaskan tips memilih hosting murah per 2 tahun, hanya di sini.

Kegiatan belajar mengajar sekolah saat ini sering dilakukan secara online. Dengan hadirnya website untuk sekolah tersebut, maka proses pembelajaran online tentu akan jauh lebih mudah.

Fungsi Website Sekolah

Sebelum kami jelaskan caranya, alangkah baiknya kami jelaskan terlebih dahulu fungsinya. Tujuannya agar website tersebut bisa Anda manfaatkan secara optimal.

Fungsi website ini tidak hanya sekedar untuk aktivitas belajar mengajar saja. Selain itu, juga memiliki fungsi lain untuk kebutuhan yang lebih luas.

Website sekolah umumnya digunakan juga untuk media informasi instruksi kelas. Selain itu juga digunakan untuk menjalin komunikasi dengan para orang tua hingga sebagai website untuk operasi front office.

Website ini juga bisa menjadi portal informasi bagi siswa dan para orang tua. Adapun informasinya yaitu berkaitan dengan berbagai hal seputar sekolah.

Kriteria Website untuk Sekolah Online

Berikut ini kami sudah merangkum kriteria-kriteria website untuk sekolah yang wajib Anda ketahui:

1. Menggunakan Desain yang Sederhana.

Tampilan website merupakan hal pertama yang perlu Anda perhatikan. Pasalnya, tampilan atau desain mampu menarik perhatian pengunjung web.

Khusus untuk website yang bersifat formal seperti web sekolah, kami menyarankan untuk memilih desain yang simpel.
Meskipun simpel, Anda masih bisa memberikan sentuhan unik pada web tersebut. Salah satu contohnya yaitu dengan mengintegrasikan gambar yang berkaitan dengan sekolah, dan pemilihan warna yang tepat.

2. Website Harus Cepat dan Responsif.

Setiap web wajib memiliki tingkat responsif loading page yang cepat. Terutama untuk website yang ditujukan sebagai portal informasi atau bersifat formal.

Responsif yang kami maksud di atas yaitu bisa diakses oleh berbagai device. Artinya, website tersebut mudah diakses oleh desktop, tablet, maupun smartphone.

Hal tersebut perlu diperhatikan karena tidak semua pengunjung web mengakses menggunakan desktop komputer/laptop. Banyak juga yang mungkin membukanya via tablet maupun smartphone.

3. Website Harus Bersifat Dinamis.

Anda ingin website yang dibuat tidak ribet bukan? Maka buatlah web yang bersifat dinamis. Kriteria web seperti ini tidak selalu harus meminta programer untuk melakukan update konten maupun fitur website.
Web yang bersifat dinamis juga tidak rumit saat melayani visitor. Dengan begitu, penggunaannya pun akan jauh lebih mudah.

4. Menggunakan Server Hosting yang Aman.

Saat memilih layanan hosting, perhatikanlah kualitasnya selain harganya yang murah. Pastikan Anda memilih layanan hosting yang aman dan kredibel. Selain itu, hosting juga harus bertanggung jawab atas keamanan data pada website.

Baca juga: Pelajaran Sekolah tentang Ekonomi Makro dan Mikro

Sebelum membeli hosting, pastikan tempat pembelian yang Anda pilih merupakan brand dan layanan terkemuka serta kredibel.

Persiapan Website Sekolah

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum membuat web. Apa saja persiapan tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Membeli dan Membuat Nama Domain

Apa itu domain? Domain merupakan alamat situs yang akan Anda buat. Contohnya www.sekolahanda.com, www.sekolahonline12.com, dan sejenisnya.

Beberapa penyedia hosting biasanya menawarkan domain gratis untuk pembelian paket tertentu. Namun ada juga yang harus membelinya. Maka dari itu, kenali terlebih dahulu seluk beluk tentang domain.

Selain itu, kenali juga jenis ekstensi domain. Contoh ekstensinya seperti .com, .net, .org, hingga .xyz. Namun, umumnya website sekolah menggunakan tipe ekstensi .sch.id.

Ekstensi .sch.id merupakan jenis domain yang mengisyaratkan bahwa website tersebut merupakan milik institusi pendidikan.

Namun, Anda harus mempersiapkan persyaratan tambahan jika ingin mendaftar web sekolah dengan ekstensi .sch.id. Karena ekstensi ini bersifat formal.

Adapun persyaratannya seperti scan KTP penanggung jawab, scan surat kuasa kepala sekolah untuk pendaftaran domain, dan scan surat permohonan kepala sekolah.

2. Membeli Layanan Web Hosting.

Tanpa hosting, maka website yang Anda rencanakan tersebut tidak akan pernah terwujud. Hosting merupakan tempat website Anda disimpan. Melalui hosting ini situs Anda juga bisa ditampilkan di internet.

Khusus untuk kebutuhan website sekolah, kami menyarankan untuk memilih tipe cloud hosting. Pasalnya, jenis hosting yang satu ini tergolong sangat mudah digunakan.

Selain itu, pengelolaan server tipe cloud hosting juga sepenuhnya dilakukan oleh penyedia. Bahkan, jika Anda memilih tipe hosting ini, sumber dayanya bisa mempercepat proses loading website yang Anda buat.

4. Memahami Platform WordPress.

Untuk membangun sebuah website, Anda wajib mempelajari dan memahami platform Wordpres. Platform tersebut merupakan salah satu CMS (Content Management System) terbaik.

Baca juga: 34 Provinsi di Indonesia dan Ibu Kotanya Secara Berurutan

CMS adalah tempat untuk menentukan tampilan hingga fitur yang tersedia pada website. WordPress adalah salah satu CMS terbaik yang cocok untuk pemula. Pasalnya, melalui platform tersebut Anda tidak perlu memahami coding.

Meskipun tanpa coding, Anda tetap harus memahami cara kerjanya. Tujuannya agar proses pembuatan web berjalan sesuai harapan.

Cara Membuat Website Sendiri

Cara Membuat Website Sendiri

Setelah Anda memiliki hosting dan domain, maka selanjutnya Anda sudah bisa membuat web langsung. Berikut langkah-langkahnya.

1. Instal CMS.

Jika Anda menggunakan CMS WordPress, maka proses instalasinya tergolong mudah. Pasalnya, CMS yang satu ini memiliki installer otomatis.

Silakan masuk ke website penyedia hosting yang Anda pilih. Kemudian silakan Anda pilih tab “Hosting” lalu klik tombol “Kelola”

Setelah itu, silakan buka tab cPanel, lalu masuk ke halaman kontrol cPanel. Cari fitur Softaculous installer, lalu mulai instalasi WordPress untuk membuat web.

2. Login ke Dashboard WordPress.

Untuk masuk ke menu dashboard WordPress Anda hanya perlu mengetikkan nama domain saja. Kemudian Anda tambahkan /wp-admin. Contohnya, sekolahanda.sch.id/wp-admin.

Dengan cara tersebut, maka Anda akan login ke dashboard WordPress. Selanjutnya Anda tinggal masukkan alamat email dan password yang dibuat saat proses pembuatan web.

3. Menambah Fitur dan Mengubah Tampilan Website.

WordPress adalah CMS yang punya banyak fitur berupa plugin. Silakan Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Plugin yang disediakan mulai dari yang berbayar hingga yang gratisan.

Untuk menambah fitur plugin, silakan Anda klik menu “Plugin>Add New”. Kemudian pilih plugin yang Anda inginkan.
Jangan lupa juga untuk mengubah tampilan website Anda. Seperti yang kami jelaskan di atas, pilihlah tampilan yang sederhana namun powerfull.

Baca juga: 40 Contoh Negara Berkembang di Dunia

Untuk mengubah tampilan silakan Anda pilih menu “Appearance>Themes” yang terdapat pada menu. Kemudian silakan Anda klik “Add New” untuk mencari tema sesuai dengan yang Anda inginkan.

Setelah memilih tampilan sesuai yang Anda inginkan, jangan lupa juga untuk klik tombol “Activated” untuk mengaktifkan tampilan tersebut. Setelah itu, tema pun sudah terpasang dan website Anda sudah bisa digunakan.

Itulah persiapan dan langkah-langkah pembuatan website untuk sekolah. Silakan Anda cari dan pilih hosting murah untuk menghemat pengeluaran. Namun tetap perhatikan kualitas dan keamanannya sebelum membeli. Selamat mencoba.